Tuesday, 18 April 2017

Wartawan Media Online Dibogem Dikantor Dispenda

Jakarta, PenaOne - Tindakan kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Pekanbaru, Provinsi Riau. Kekerasan itu hari ini menimpa wartawan media online satelitriau bernama Uparlin Tunggul Sahal Maharadja.

Kejadian bermula saat yang bersangkutan sedang berada di kantor Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru untuk membayar pajak.

Sehabis membayar pajak, sekitar pukul 12:30 Wib dirinya langsung keluar gedung dan akan bekerja kembali melakukan tugas peliputan ditempat lain.

Ketika hendak meninggalkan areal gedung kantor Dispenda langkah kakinya terhenti tepat di depan pintu masuk. Matanya tertuju ke mobil  Fortuner berwarna hitam yang terparkir dengan menggunakan plat B.

Ia menduga, mobil itu milik Kepala Dinas Dispenda. Uparlin yang merupakan seorang wartawan langsung terusik untuk melihatnya. Karena, seyogyanya seorang Kepala Dispenda tidak elok jika mobilnya menggunakan plat B, yang barang tentu pembayaran pajaknya dilakukan di Jakarta.

Kemudian dirinya mendekat, melihat-lihat dan mengabadikan mobil itu dengan kameranya. Namun malang, nasib Uparlin kurang beruntung hari ini. Dirinya langsung diseret oleh orang yang diduga ajudan sang Kepala Dinas.

"Mereka berpakaian safari," kata Uparlin kepada rekan seprofesinya Feri Sibarani Selasa (18/4/2017).

Ajudan yang berjumlah sekitar 3 orang itu langsung menyeret tubuh Uparlin seraya melontarkan kalimat yang tindak pantas diucapkan. Saat diseret itulah Uparlin merasa tergores diwajahnya.

"Aku tidak menyadari lagi kapan goresan di wajahku ini. Yang pasti setelah aku dilepaskan dari cengkraman mereka, mukaku mulai merasa pedih. Saat kulihat diwajahku ada goresan dan bercak darah," kata Sibarani menirukan ucapan Uparlin.

Atas dasar itulah Uparlin kini melaporkan kasus kekerasan tersebut ke pihak kepolosian dengan bukti laporan STPL/172/IV/RIAU/RESTA PKU/Polsek Sukajadi. (tan/ruli)