Tuesday, 2 May 2017

19 Barang Bukti Diamankan di OTT di Pelabuhan Tanjungpinang

Tanjungpinang, PenaOne - HS oknum KSOP Tanjungpinang, Kepulauan Riau di tangkap tim saber pungli Polres Tanjungpinang diduga sudah lama bermain pungli di Pelabuhan Sri Bintan Pura . Pasalnya, meskipun sudah di wanti-wanti berapa kali namaun tidak pernah mengubris melakukan aksi nekatnya.

HS oknum KSOP yang apes di hari Buruh ini tak bisa mengelak dengan perbuatannya bermain pungli dengan agen kapal antar pulau. Diapun di colok tim saber pungli dengan sejumlah barang bukti dan uang Rp 2.650.000.

Selain mengamankan sejumlah uang tim juga mendapati berbagai barang bukti dari tangan HS.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro mengatakan, pelaku di tangkap diduga kaitan pungli. Sejumlah saksi dari pihak KSOP dan agen kapal masih di mintai keterangannya oleh penyidik tim saber pungli.

Modusnya pelaku meminta sejumlah uang kepada para agen kapal untuk biaya cheking kapal dan cheking penumpang.

"Apabila para agen kapal tidak memberikan sejumlah uang maka akan dipersulit oleh pegawai syahbandar (pelaku) sehingga para agen mau tidak mau menyerahkan sejumlah uang kepada pegawai syahbandar KSOP itu," ujar Kapolres Senin (1/5/2017) malam.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya:

1. Uang tunai Rp.500.000,- dari kapal sabuk nusantara
2. Uang tunai Rp.800.000,- dari kapal anen (agent voc batavia)
3. Uang tunai Rp.450.000,- dari agent kapal super jet dabo singkep
4. Uang tunai Rp.300.000,- dari cheking kapal seven star
5. Uang tunai Rp.200.000,- dari agen tiket marina (dedi yg ambil)
6. Uang tunai Rp.400.000,- dari cheking kapal sabuk nusantara 59
7. Lima rangkap insentif pelabuhan sri bintan pura tanjungpinang, terdiri dari masing masing 2 rangkap yang di cetak oleh sdr. sutoyo.
8. Satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373x5000 per bulan (marina).
9. Satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373x4000 per bulan (marina).
10. Satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 588 trip.
11. Lima lembar amplop berwarna coklat.
12. Satu buah buku merk bintang obor warna kuning bermotif batik, berisikan catatan nama nama dan jumlah uang di berikan.
13. Satu buah buku agenda warna hitam bertuliskan an. Dona Mentari, yang didalamnya bertuliskan nama dan rincian uang.
14. Satu lembar kertas warna putih dengan judul ponton batam, yang berisikan nama pemberi dan jumlah uang.
15. Dua lembar jadwal piket bulanan pelabuhan sri bintan pura Tanjungpinang.
16. Satu bundel kwitansi merk sinar dunia yang bertuliskan pemberi sumbangan dari pelaut.
17. Satu lembar amplop kosong berwarna putih bercorak biru merah, bertuliskan air mail.
18. Satu buah laptop merk toshiba model NG.PSKOGL-09U05L serial No. 2B122492W, berwarna hitam yang berisikan jadwal kapal dan laporan.
19. Satu buah tas berwarna hitam merk Polo clasic yang berisikan satu buah tabungan bank BCA An. Sutoyo dengan no rekening 090512373.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku HS terancam di jerat pasal 2 huruf a dan atau pasal 12A UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau pasal 368 KUHP. (bilal)

Penulis: Aulia