Selasa, 02 Mei 2017

IWO Aceh: Wartawan Tanah Rencong Tak Gentar Hadapi Ancaman

Banda Aceh, PenaOne - Lagi lagi wartawan di tanah Serambi Mekah julukkan provinsi Aceh mendapatkan teror. Kali ini, teror itu dialami langsung oleh Pemimpin Redaksi media online lintasatjeh.com Ari Muzaki dari orang yang mengaku Abu Rimba dan Din Minimi pada Senin 1 Mei 2017.

Atas ancaman itu, Ketua Kordinator Wilayah (Korwil) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Aceh, Muhammad Abubakar mengecam pelaku pengancaman melalui telepon yang bersangkutan.

“Kita minta kepada oknum-oknum yang melakukan teror terhadap pekerja pers di Aceh untuk menghentikan aksinya,” tegas Abubakar dalam siaran pers yang diterima Redaksi PenaOne.com Selasa (2/5/2017).

Ia mengatakan para wartawan dan pimpinan media di Aceh sudah muak dengan aksi teror dan kriminalisasi.

“Kami ingatkan kepada orang-orang yang merasa terusik dengan pemberitaan, kami hanya menjalankan tugas amat UU Dasar 1945 dan UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Siapapun Anda harus menghargai profesi kami,” jelasnya.

IWO mengecam semua pihak yang mencoba membungkam kebebasan pers.

"Wartawan yang bertugas di tanah Rencong atau Aceh tidak akan pernah takut dengan teror dan ancaman," pungkas Abubakar.

Sebelumnya Ari Muzaki, menerima ancaman akan ditembak dari orang yang mengaku dirinya Abu Rimba dan Din Minimi.

Menurut pengakuan korban, ancaman penembakkan itu terjadi setelah dia ditelpon oleh orang yang mengaku Abu Rimba asal Nagan Raya.

“Pertama penelpon itu mengaku Abu Rimba, kemudian Din Minimi, para peneror mengaku sedang berada di Riau, menunggu rombongan Irwandi dari Malaysia, dengan nomor handphone 0813773768XX. (bilal)