Rabu, 24 Mei 2017

IWO Sulteng Sayangkan Penganiayaan Terhadap Pimred Kaili Post

Palu, PenaOne - Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulteng menyayangkan aksi penganiayaan terhadap Andono Wibisiono,  Pemimpin Redaksi (Pimred)  Kaili Post,  oleh sekelompok orang, Rabu (24/5/2017) sore.

Ketua IWO Sulteng Andri Gultom mengatakan, tindak kekerasan terhadap jurnalistik sangat disayangkan terjadi. Namun pihaknya masih tengah mendalami apakah penganiayaan itu menyangkut pemberitaan  atau masalah pribadi.

"Kita ingin melihat dulu seperti apa konteks permasalahannya,  apakah soal pemberitaan atau menyangkut masalah pribadi, karena IWO baru mendengar satu pihak, " kata Andri Gultom menanggapi kasus kekerasan terhadap Andono,  Kamis (24/5).

Dia menjelaskan,  kasus kekerasan terhadap jurnalisitik memang menjadi ancaman bagi buruh pena, salah satunya diakibatkan lemahnya penegakan hukum terhadap aduan kekerasan pers dan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh para pewarta.  

Olehnya itu dia berharap pihak Kepolisian harus menseriusi setiap laporan atas dugaan kekerasan terhadap pers dan di satu sisi para pewarta juga diminta untuk terus meningkatkan kapasitasnya melalui Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ)  yang diselenggarakan oleh Dewan Pers.

"Agar kejadian menyangkut dengan pelanggaran kode etik jurnalistik bisa terhindarkan,  tetapi secara garis besar kami menyayangkan kasus kekerasan ini dan berharap pihak Polisi mengusut tuntas kasusnya, " tegasnya.  (bilal)