Wednesday, 10 May 2017

Jangan Hanya Omongan, Pembubaran HTI Harus Ditindaklanjuti ke Pengadilan

Jakarta, PenaOne - Pemerintah melalui Menko Polhukam Wiranto telah resmi memutuskan untuk melakukan pembubaran Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan berbagai alasan.

"Saya mendukung pembubaran HTI dan memberikan apresiasi positif kepada Pemerintah dalam komitmennya merawat dan menjaga keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik tahun 1945," kata Sayed Junaidi Rizaldi Wasekjen DPP Partai Hanura dalam siaran pers Rabu (10/5/2017).

Menurutnya, secara jelas pendiri negara bangsa sadar betul bahwa negara ini adalah sebuah negara bangsa! bukan negara etnik, bukan negara kota, bukan imperium, bukan kekaisaran atau pun kekhalifahan!.

Pancasila hadir untuk Indonesia sebagai negara bangsa yang dibangun, dilandasi dan diikat oleh semangat dan cita-cita kebangsaan. 

"Semangat kebangsaan Indonesia berdiri diatas kemajemukan yang telah ada sebelum Republik ini berdiri," jelas pria yang kerap disapa Pak Cik ini.

Dia menjelaskan, Pancasila adalah jalan terbaik untuk merawat Indonesia dan tidak boleh ada yang ingin menjadi 'anak tunggal' dalam rumah Indonesia. 

HTI secara terang benderang ingin membakar rumah Indonesia dengan merubah dan menggeser Pancasila dan ini tidak bisa dibiarkan dan percikan api itu harus dipadamkan. 


"Pembubaran HTI musti sesuai dengan Undang-undang No 17 Tahun 2013 tentang Ormas maka saya meminta Pemerintah serius menindaklanjuti deklarasi pembubaran HTI melalui jalur pengadilan," demikian dikatakan mantan Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Riau ini. (parlin)