Senin, 29 Mei 2017

Kapolres Jaktim akan Sikat Anak Buahnya yang Lakukan Pungli

Jakarta, PenaOne - Kapolres Metro Jakarta Timur (Jaktim), Kombes Andri Wibowo mengaku kaget dengan pemberitaan soal dugaan pungutan liar (Pungli) yang diduga dilakukan anak buahnya di Rutan Polres Metro Jaktim.

Kapolres berjanji akan menindaklanjuti lkeluhan warga yang menyebut masih adanya pungli di Rutan Polres Metro Jaktim.

 "Akan segera kami kirim petugas propam untuk menindak siapa saja petugas yang terlibat dalam pungli tersebut," tegasnya Senin (29/5/2017).

Sebelumnya, seorang warga bernisial SU (41) yang akan membesuk kerabatnya di ruang tahanan Polres Metro Jaktim mengeluh.

Dirinya, mengaku, jika akan bertemu kerabatnya yang berada di balik jeruji besi, mereka "ditarik" uang oleh petugas kepolisian yang berjaga.

Meski nilainya tak seberapa, dimana satu orang pengunjung ditarik Rp20 ribu, namun itu sungguh menyiksa. Pasalnya, bila kerabat datang lima orang, seluruhnya harus membayar baru tahanan yang ada dikeluarkan untuk bertemu keluarganya meski hanya sekedar berbincang dibalik besi.

SU kala itu ikut mengantar rekannya dimana suaminya ditahan. Kala itu, ia yang datang bersama empat temannya, dipungli petugas yang berjaga. "Kata polisi yang jaga, kalau mau jenguk, satu orang harus bayar Rp20 ribu, kalau sudah bayar nanti dikeluarin itu tahanan," katanya, Senin.

Dengan terpaksa ia pun bersama ibu-ibu lainnya mengumpulkan uang membayar pungli tersebut. Meski awalnya mereka melakukan tawar menawar, namun hal tersebut tetap saja tak membuat gentar si petugas yang kekeh meminta harga dengan nominal yang disebutkan. "Karena kita datang berlima, akhirnya ya kami bayar Rp100 ribu," ungkap SU. (stev/tan)