Friday, 5 May 2017

Penjaga Pintu Gerbang Rumah Suku Adat di Atambua Tempati Rumah Tak Layak Huni

Atambua, PenaOne - Hendrikus Meak adalah Makoan Lidak dan penjaga pintu gerbang rumah suku adat Matabesi di Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dirinya menghuni sebuah rumah tidak layak huni. Rumah itu beratapkan seng seadanya berdinding bebak dan tidak berlantai.

Kepala Seksi Kesenian Bidang Kebudayaan  Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Belu Hendrivus A.Andrada, S.Sos Kamis (4/5/2017) mengungkapkan keprihatinannya.

"Koq seorang Makoan bisa menempati rumah semacam itu. Padahal dia itu sebagai budayawan yang semestinya diperhatikan pemerintah daerah setempat," ujarnya seperti dikutip metrotimur.com.

Jasa Hendrikus Meak biasanya dipergunakan pemerintah daerah saat ada kunjungan para tamu negara dari pemerintah pusat seperti DPR, Menteri, Presiden serta tamu dari luar negeri.

Hendrikus biasanya disuruh menyambut tamu yang hadir dengan tutur adat (Hasehawaka).

Andrada minta pemerintah daerah dan warga sekitar untuk memberikan bantuan agar rumah tak layak huni itu jadi permanen.

"Kami minta perhatian dari pemerintah maupun orang-orang yang berkelbihan rezeki untuk memnyisihkan rezeki untuk Hendrikus Meak," pinta Andrada. (bilal)