Senin, 22 Mei 2017

Setelah Sulsel, IWO Riau Dukung Pemukul Wartawan Celebes TV Dipolisikan

Pekanbaru, PenaOne - Tak hanya Chule, sapaan akrab Zulkifli Thahrir Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Sulawesi Selatan yang mengecam tindak kekerasan terhadap wartawan Celebes TV Makassar.

IWO Privinsi Riau pun turut mengutuk tindakan dugaan kekerasan dari salah satu pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kepada jurnalis dan para crew Celebes TV, Senin (22/5/2017) sore.

Dikatuhui, pegawai bernama Ansyar dengan sengaja melakukan pemukulan kepada jurnalis yang sedang dalam perjalanan usai liputan di Jalan Penghibur.

Tindakan kekerasan tersebut membuat para Ketua IWO di provinsi lainnya turut mengecam.

Ketua IWO provinsi Riau Ir.H.Rifayendi melalui Sekretarisnya Abidah melontarkan ucapan yang sama. Seharusnya kata Abidah, sebagai aparatur negara tidak sepantasnya melakukan tindakan arogan dengan kekerasan terhadap jurnalis, sebab hal itu bertentangan dengan Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999.

"Kita sangat menyayangkan atas dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum BPBD Sulsel, semestinya ia harus menghargai sesama insan manusia dimuka bumi ini, tidak perlu ada aksi kekerasan." ungkap Abidah dengan nada kesal.

Sebagaimana kita ketahui hasil rilis berita IWO Sulsel, crew Celebes TV dipukuli di Jl Penghibur Pantai Losari saat pulang liputan dari Phinisi Point (Pipo) dan menuju kantor untuk mempublikasikan hasil liputannya.

Karena kondisi macet, sebuah mobil yang dikendarai Ansyar ingin menyerobot, lalu ditegur oleh Sabda MB Rolle produser dan penyiar Celebes TV.

"Sabar pak jangan menyerobot, macet ni," ujar Sabda.

Mendengar ucapan itu Ansyar marah, dan turun dari mobilnya dan membuka paksa mobil yang ditumpangi Crew Celebes TV, serta membentak dengan kasar.

Melihat kejadian itu, Buyat salah satu kameramen program Celebes TV ikut menegur.

"Jangan kasar begitu pak sama perempuan." Kata Buyat. Pelaku bukannya sadar, malah tambah emosional dan langsung memukul.

Kejadian itu sempat terekam oleh kamera yang dibawa crew.

Pegawai BPBD ini menggunakan Grand Max putih dengan plat DD 1167 KJ dan diketahui  baru pulang dari acara MC Expo 2017 di Anjungan Bugis Makassar.

Terkait hal ini, Ketua Bidang Hukum IWO Prov Riau Mayandri Suzarman, SH menyatakan kegeramannya.

"Kita mendukung jurnalis yang menjadi korban dan perusahaan pers, untuk melaporkan oknum pelaku tindakan kekerasan ini ke ranah hukum di kepolisian,” tandas Mayandri Suzarman, SH. (tan/bilal)