Saturday, 3 June 2017

Agus Rahardjo Cs Tak Perlu Istimewakan Kedatangan Rais ke KPK

Jakarta, PenaOne - Sudewo, Ketua DPP Partai Hanura Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Tengah menilai, mantan Ketua MPR RI Amien Rais dinilai tidak mendukung upaya pemerintah dalam melakukan pemberantasan korupsi dengan negara ini.

Buktinya, Rais, sapaan Amien Rais, mengatakan jika mengetahui dan mempunyai data ada 2 tokoh besar di negeri ini yang terindikasi korupsi. Namun Rais malah diam saja sejak dulu. Bukannya langsung melaporkan hal itu ke aparat penegak hukum.

"Kenapa Rais tidak langung melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari dulu. Malah dia mengancam akan melaporkan ke KPK ketika dia sendiri merasa terancam. Ini ada apa?," katanya Sabtu (3/5/2017).

Sudewo menduga, ucapan Rais yang mengetahui bahwa dua tokoh besar terindikasi korupsi hanya sebuah narasi dan bukan bukti. "Jangan-jangan itu hanya asumsi saja".

Namun, rumor Rais terindikasi korupsi adalah bukti bukan narasi. "Jangan-jangan kalau yang ini konkrit," kata Sudewo.

Tolak Pertemuan

Jika Rais benar-benar akan melaporkan dua tokoh besar itu ke KPK, Sudewo menyarankan, Agus Rahardjo Cs tidak serta merta menerimanya secara langsung dikantornya.

"Jangan perlakukan seperti raja. Biarkan saja melapor di Pengaduan Masayarakat (Dumas) KPK layaknya orang biasa," pinta Sudewo.

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini berencana menemui pimpinan KPK pada Senin (5/6/2017).

Rencana pertemuan itu, kata Rais, tidak terkait pencatutan namanya dalam kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes). Ia ingin melaporkan dugaan kasus korupsi lain, yang menurutnya melibatkan dua tokoh besar.

"Pada Senin,  saya ingin bertemu Ketua KPK. Kalau bisa lengkap lebih bagus, setelah itu saya minta waktu untuk membuat laporan dugaan dua tokoh dalam kasus korupsi di negeri ini," kata Rais, Jumat (2/6/2017). (tan/bian)