Minggu, 18 Juni 2017

Rini Soemarno Diminta Copot Dirut PLN

Dirut PLN Sofyan Basir
Jakarta, PenaOne - Direktur Eksekutif 98 Insitute Sayed Junaidi Rizaldi meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mencopot Direktur Utama (Dirut) PLN Sofyan Basyir dari jabatannya.

Permintaan  itu dilontarkan mantan aktivis '98 ini lantaran mulut Dirut PLN itu tidak bisa dikontrol.

"Mulut Sofian Basir sudah keterlaluan. Masak orang lagi kesusahan bayar listrik dibuat untuk bercanda," kata Sayed Minggu (18/6/2017).

Pada Jum'at (6/6/2017) Sofyan Basir terucap, jika tarif listrik dalam tiap bulannnya akan turun dirinya menyarankan agar mencabut saja meteran.

“Mau tarif listrik turun? Cabut meterannya,” ucap Sofyan berkelakar dalam acara buka puasa bersama dengan awak media di restoran di kawasan bilangan Jakarta Selatan.

Meski demikian, Sofyan kembali menjelaskan kebiasaan pemakaian listrik sebenarnya bisa menghemat biaya. Misalnya, dengan kebiasaan mencabut colokan setelah dipakai.

Sayed Junaidi menjelaskan, tidak sepantasnya Sofyan Basir yang motabene pejabat negara berucap seperti itu.

"Kenaikan listrik jangan dipikir cuma soal bayar token listrik atau bayar bulanan nya. Tapi ini menyangkut penderitaan rakyat," terang Pak Cik sapaan akrabnya.

Bahkan, dirinya meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi terhadap kinerja PLN. "BPK harus melakukan audit terhadap kinerja PLN. Selama Sofyan menjabat Dirut PLN tidak ada kemajuan yang signifikan di tubuh PLN," pungkas pak Cik. (bilal)