Monday, 12 June 2017

Tanya Gaji 3 Bulan Gak Dibayar Pria Ini Malah Dipecat

Tanjungpinang, PenaOne - Sungguh malang nasib Cleaning Service (CS) di Kantor Walikota Pemko Tanjungpinang Senggarang. Hanya gara-gara menanyakan hak gaji dan teman-temannya yang belum dibayar selama 3 bulan (Feb-April), Bembeng pria yang beberapa tahun bekerja membersihkan kantor di Senggarang tersebut dipecat.

Sungguh sadis, sikap salah satu kontraktor yang menang proyek di kantor Pemko tersebut.

Asal pecat, terkesan arogan dan tidak manusiawi terhadap pekerjanya. Sehingga di Bulan Ramadan ini, Bembeng harus kehilangan pekerjaannya, membersihkan sejumlah ruangan kantor walikota Tanjungpinang.

Bulan Ramadan yang seharusnya penuh berkah untuk menyambut lebaran, namun tidak bagi Bembeng. Bulan Ramadan tahun ini menjadi cerita duka yang tidak pernah terlupakan oleh Bembeng.

Menurut pengakuan Bembeng, pada tanggal 5 Mei 2017 dia dipecat karena menanyakan hal gajiannya dan 17 Cleaning Servis lainnya. Pasalnya sudah 3 bulan (Februari-April) pihak kontraktor PT Indih Indah belum membayar gaji mereka.

Tak disangka, pertanyaan tersebut menjadi momok bagi Bembeng sehingga harus kehilangan pekerjaannya. Bembeng menerima gaji yang dia tanyakan, Namun langsung di pecat.

Bembeng pun tak bisa berbuat apa-apa, ia pasrah menerima kenyataan pahit yang menimpa dirinya.

Tak ada lagi rutinitas membersihkan kantor Walikota Tanjungpinang, yang dulu dia kerjakan setiap hari.

Bembeng berharap, semoga Direktur PT Indih Indah yang mempekerjakan 17 CS di Pemko dapat membayar gaji 3 bulan dan THR yang belum dibayarkan. Sehingga teman-teman seprofesinya mendapatkan hak mereka dan tetap bisa bekerja seperti biasa.

Selain itu, Bembeng juga mendoakan agar teman-temanya didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu syarat mutlak menang proyek dan merupakan SOP pekerjaan sesuai UU yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak PT Indih Indah maupun Humas Pemko Tanjungpinang. (aulia/jalal)