Minggu, 11 Juni 2017

TIMNAS Jerman pesta gol ke gawang San Marino saat berlaga dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion Nürnberg, Minggu (11/6) dini hari WIB.

Tim tuan rumah berhasil tujuh kali menjebol gawang lawannya. Kemenangan itu membuat Jerman kukuh di puncak klasemen sementara Grup C. Mereka menyapu bersih kemenangan di enam laga yang telah dijalani sehingga kini unggul lima poin dari Irlandia Utara.

Laga ini memang tidak seimbang. Jerman belum pernah kalah sejak disingkirkan Prancis di semi-final Euro 2016. Sementara San Marino selalu kalah di ajang kualifikasi Piala Dunia, terakhir kali mereka meraih kemenangan adalah pada 2004 dengan skor tipis 1-0 atas Liechtenstein.

Sandro Wagner berhasil mencetak tiga gol, sementara Joshua Kimmich mampu menciptakan tiga assist di laga ini.

Pada laga kali ini Jerman mencatatkan hal unik. Sang pelatih memainkan starting XI yang diisi pemain dari 11 klub berbeda. Terakhir kali hal itu terjadi adalah pada Mei 1960.


Jerman langsung mendominasi sejak awal berjalannya laga. Der Panzer terus mengurung pertahanan San Marino.

Gol pertama di laga ini tercipta pada menit ke-11 lewat aksi sang kapten Julian Draxler. Winger Paris Saint-Germain itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti San Marino untuk melepaskan tendangan keras yang sukses membobol gawang yang dijaga Elia Benedettini.


Gol tersebut membuat Jerman kini tercatat telah berhasil mencetak gol di 19 laga kandang secara beruntun.

Lima menit berselang tuan rumah mencetak gol keduanya. Sandro Wagner berhasil mencetak gol pertamanya untuk Jerman. Penyerang Hoffenheim itu menyundul bola hasil umpan silang Joshua Kimmich.

Pada menit ke-29 penyerang berusia 29 tahun itu sukses mencetak gol keduanya. Menerima operan dari Amin Younes, Wagner melepaskan tendangan akurat yang tak dapat dihalau Benedettini.

Gol Wagner menciptakan catatan bersejarah bagi Hoffenheim. Karena untuk pertama kalinya pemain yang berlaga di klub tersebut menyumbangkan gol untuk timnas Jerman.


Tuan rumah belum puas, mereka kembali menambah keunggulannya pada menit ke-38. Kali ini giliran Younes yang mencetak gol. Pemain Ajax itu sukses memanfaatkan kesalahan kiper San Marino yang gagal meninju bola, ia melepaskan tendangan ke gawang yang sudah tak terkawal.

Setelah 45 menit di babak pertama berlalu, Jerman mampu unggul empat gol tanpa balas. Mereka juga terus menggempur pertahanan San Marino di babak kedua.

Saat babak kedua baru berjalan dua menit pesta gol Jerman terus berlanjut. Shkodran Mustafi turut mencatatkan namanya di papan skor. Bek Arsenal itu mencetak gol lewat tendangan keras dari dalam kotak penalti.

Gol keenam tercipta pada menit ke-72. Mengikuti jejak Wagner, Julian Brandt juga mencetak gol pertamanya untuk timnas Jerman. Pemain Bayer Leverkusen menyundul bola hasil umpan silang Kimmich untuk menjebol gawang San Marino.

Gol terakhir Jerman di laga ini tercipta pada menit ke-85. Wagner sukses mencetak hat-trick. Lagi-Lagi ia berhasil menuntaskan umpan silang Kimmich.

Setelah laga kontra San Marino, Jerman akan menghadapi Australia di laga pembuka Grup B Piala Konfederasi 2017 di Rusia pada Senin (19/6). (goal/bian