Tuesday, 18 July 2017

Dikenal Lihai, Novanto Harus Ditahan

Sayed Junaidi Rizaldi
Jakarta, PenaOne - Sektretaris Jenderal (Sekjend) Rumah Gerakan 98 Sayed Junaidi Rizaldi mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka baru dalam kasus e-KTP.

Aktivis 98 ini berharap sikap KPK ini dibarengi dengan lankah penahanan terhadap Setnov yang juga menjabat sebagai Ketua umum Partai Golkar ini.

"Langkah menetapkan Setnov sebagai tersangka baru di kasus e-TP harus dibarengi dengan langkah penahan. Jangan memberikan celah pada Setnov untuk lepas dari jerat hukum. Apalagi  politisi Golkar ini punya power kuat dan dikenal lihai dalam soal tersebut," tegas Sayed saat dikontak Redaksi PenaOne.com di Jakarta,  Selasa (18/7/2017).

Sebelumnya Sayed  mengungkapkan sempat ragu terhadap keberanian KPK menetapkan Setnov sebagai tersangka baru dalam kasus e-KTP.

"Saya bersyukur KPK ternyata masih menujukan tajinya ditengah derasnga upaya pelemahan," ujar aktivis 98 yang akrab disapa Pak Cik ini.

Dalam kesempatan itu juga Sayed berpesan agar KPK tidak perlu menanggapi serius Pansus Angket DPR yang menurutnya punya niat terselubung.

"KPK meski tetap mempertahankan performa seperti ini,  jangan takut ama angket-angket tidak jelas itu.  Masyarakat cerdas dan alan tetap berdiri dengan KPK jika ada upaya pelemahan, " tutup Sayed.

Penetapan Setnov diumumkan langsung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo pada konferensi pers di kantor KPK, Kuningan Jakarta, Senin (17/7/2017).

Kasus korupsi yang sebelumnya menjerat kolega setnov di DPR Miryam S Haryani ini diketahui merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. (tan/bahar)