Monday, 24 July 2017

Indonesia U-23 Gagal Melaju ke Putaran Final

Foto.@goal
INDONESIA gagal menggapai putaran final Piala Asia U-23 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Thailand di Stadion Nasional Supachalasai, Minggu (23/7) malam.

Pertandingan sebenarnya berjalan menarik pada menit-menit awal karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk lolos. Pasalnya, Malaysia berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Mongolia pada pertandingan sebelumnya. Berkat kemenangan itu, Malaysia bertengger sebagai pemuncak klasemen Grup H dengan mengantungi enam poin.

Hujan deras melanda pertandingan sejak menit 20-an. Penonton terlihat kelabakan dan berhamburan keluar tribun untuk berteduh. Saking derasnya, air hujan merembes ke tribun media.

Tak pelak, seperti dilansir goal.com air menggenangi lapangan. Kondisi ini tak ubahnya seperti pertandingan pertama Thailand ketika secara mengejutkan ditahan imbang Mongolia 1-1. Ritme pertandingan pun terganggu karena baik Indonesia maupun Thailand tidak bisa mengandalkan operan bola-bola pendek.

Kondisi lapangan yang tak memungkinkan itu akan menghukum tim yang melakukan kesalahan. Barisan pertahanan kedua tim pun menghindari kesalahan sekecil mungkin. Tabrakan atau tekel tidak terelakkan terjadi nyaris sepanjang pertandingan.

Wasit Arumghan Rowan asal India memberikan pemain Indonesia lima kartu kuning. Salah satunya ditujukan kepada pemain pengganti Andy Setyo yang melakukan pelanggaran profesional saat mendekati akhir waktu babak kedua di tepi kotak penalti. Beruntung, Thailand gagal memanfaatkan tendangan bebas yang didapat. Pemain tuan rumah sendiri hanya satu yang memperoleh kartu kuning.

Peluang terbaik Indonesia didapat Osvaldo Haay pada menit ke-62. Bekerja sama dengan Yabes Roni, gebrakan sporadisnya di sisi kanan pertahanan Thailand nyaris membuahkan gol. Sayangnya, sodokan Haay bergulir tipis di tiang jauh gawang Nont Muangngam.

Penyerangan Thailand mengandalkan kemampuan Chenrop Samphaodi. Kapten tim itu beberapa kali memberikan ancaman, termasuk memainkan sisi psikologis pemain lawan. Muhammad Hargianto mendapat kartu kuning karena terpancing melihat aksi Samphaodi yang mengulur waktu.

Hasil imbang 0-0 bertahan hingga waktu penuh. Malaysia pun sukses melenggang ke putaran final Piala Asia U-23 di Tiongkok, awal tahun depan, dengan status sebagai juara grup. Itu akan menjadi penampilan perdana Malaysia di Piala Asia U-23 sekaligus menjadi negara Asia Tenggara keempat yang melakukannya setelah Myanmar, Thailand, dan Vietnam. (bian)