Thursday, 6 July 2017

Sayang, Meski Sudah Rapat Pemda Masih Bungkam Soal Beras Plastik

Bintan, PenaOne - Beredarnya dugaan beras plastik di Bintan Kepulauan Riau (Kepri) membuat warga semakin resah. Hal ini sepatutnya menjadi atensi aparat Kepolisian, Pemkab Bintan dan Bulog.

Terkuaknya kasus ini berawal dari akun Facebook Rian Firdus Syahputra di Media Sosial menjadi viral perbincangan masyarakat sekitar.

Pihak Kabupaten Bintan, Tim satgas pangan Polres Bintan dan petugas Bulog melakukan pertemuan tertutup di kantor Bulog Jalan Ahmad Yani, Kilometer 5 Tanjungpinang untuk membahas dugaan beras plastik yang beredar luas di Bintan, Kamis (6/7/2017).

Namun sungguh disayangkan, seperti dikutip gurindam.tv hasil dari pertemuan tersebut tidak ada pihak yang bersedia memberikan komentar mengenai dugaan beras plastik.

Hasil penyelidikan polisi yang diperoleh redaksi, sampel barang bukti dugaan beras plastik sudah diambil tim satgas pangan Polres Bintan.

Rian Firdaus Syahputra pengunggah dugaan beras plastik di medsos mengatakan, barang bukti sudah diserahkan ke pihak Kepolisian. Saya berharap mereka melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini, karena ini membahayakan jiwa banyak orang.” Ungkap pria yang akan menikah Jumat (7/7/2017).

Sebagaimana kita ketahui, akun Facebook Rian mengunggah video yang terdiri dari 3 konten mengenai kecurigaan beras plastik beredar di wilayah Bintan.

Rian kaget saat mengetahui beras yang dibelinya memantul dilantai bak bola bekel. Rian membeli dipasar di Tanjung Uban. Awalnya Beras Bulog itu terlihat bersih dan putih, tidak seperti sebelumnya yang sedikit kecoklatan. Rasa penasaran membuat Rian memutuskan membeli beras tersebut.

Sesampainya di rumah, beras dimasak hingga matang menjadi nasi. Rian membuat bola-bola dari nasi tersebut, namun apa yang terjadi? Rian kesulitan membuatnya, karena nasi sulit menyatu.

Rian semakin penasaran, ia pun melempar bola-bola nasi ke lantai. Sungguh mengejutkan, bola-bola nasi tersebut memantul bak bola bekel.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dengan pihak Polda Kepri. (tan/bian)