Wednesday, 12 July 2017

SK No 024 Tetapkan Odo Nahkodai IWO Tanggamus

Jakarta, PenaOne - Menyusul terbentuknya Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung beberapa waktu lalu, kini lahir IWO Kabupaten Tanggamus.

Bergeliatnya organisasi yang mewadahi para wartawan online ini, seiring dengan terbitnya Surat Keputusan Nomor: 024/PP-IWO-KAB/VI/2017 PENGURUS PUSAT IKATAN WARTAWAN ONLINE, tentang Struktur Pengurus IWO Wilayah Kabupaten Tanggamus Masa Bakti 2017-2022.

Dalam SK yang ditetapkan di Jakarta tertanggal 7 Juni 2017 dan ditandatangani Ketua IWO Pusat ‎Jodhi Yudono bersama Sekretaris Jenderal Witanto, jabatan Ketua IWO Tanggamus dipercayakan pada Odo Kuswantoro yang merupakan awak media inilampung.com.

Lalu Budi Widayat Marsudi yang bernaung di lampungsai.com didapuk menjadi Sekretaris IWO Tanggamus.

Selain struktur Pengurus, IWO juga merupakan salah satu organisasi wartawan yang sangat konsen serta berusaha konsisten menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Sehingga untuk menjaga agar para Pengurus beserta Anggota IWO Tanggamus tetap berada pada koridor, disusunlah Dewan Etik.

Setidaknya ada tiga jurnalis yang dipercayai untuk mengemban posisi Dewan Etik IWO Tanggamus. Mereka adalah Rapik Junaidi dari‎ lenteraswaralampung.com, berikutnya Albertus Yogy Pratama dari translampung.com, dan Irawansyah dari beritapagi.com. Terdapat pula beberapa wartawan online lainnya yang masing-masing berperan sebagai Ketua Bidang.

Menyikapi terbitnya SK IWO Kabupaten Tanggamus, Odo Kuswantoro ‎menegaskan, eksistensi IWO di kabupaten berjuluk Bumi Begawa Jejama bukanlah untuk menjadi rival (lawan) organisasi-organisasi wartawan yang sudah lebih dulu terbentuk. Namun kehadiran IWO berorientasi mengisi 'kekosongan' tempat bernaung para wartawan online.

Odo juga menekankan, bahwa IWO adalah salah satu di antara sedikit organisasi wartawan yang sudah diakui eksistensinya oleh Dewan Pers.

Menurut Odo, lahirnya IWO di Tanggamus menjadi momentum historikal bahwa para wartawan media cyber, kini sudah memiliki wadah formal. Tentunya IWO Tanggamus akan berupaya menjadi lokomotif terdepan menjaga konsistensi dan komitmen, untuk berperan aktif meminimalisir menjamurnya informasi hoax di dunia maya.

"Amanah ini bukanlah hal mudah. Oleh karena itu saya sangat berharap, seluruh jajaran Pengurus beserta Anggota IWO Tanggamus dapat menjaga soliditas dan integritas," ujar Odo dalam siaran pers yang diterima Redaksi PenaOne.com Rabu (12/7/2017).

Poin berikutnya yang tak kalah penting, lanjutnya, terbitnya SK Pengurus IWO Tanggamus menjadi tolak ukur bahwa wartawan online eksis dan aktif di Tanggamus.

Hal ini menjadi sangat penting, agar jajaran Pemkab Tanggamus beserta seluruh Satuan Kerja ‎Perangkat Daerah (SKPD), DPRD, maupun Forkopimda setempat juga BUMN/BUMD serta pihak swasta, tidak memandang sebelah mata para wartawan online.

"Jujur saja, kita wartawan online di Tanggamus inilah yang berusaha keras, agar IWO di Tanggamus bisa terbentuk. Perjuangan kita membawa IWO ke Tanggamus ini didasari keprihatinan, bahwa selama ini wartawan online di Tanggamus sepertinya dianggap kerdil dan masih dipandang sebelah mata," tandas Odo. (bilal)