Thursday, 6 July 2017

Warga Yogya keluhkan Listrik Pintar Bentukan PLN

Sleman, PenaOne - "Saya membeli pulsa listrik elektrik senilai Rp50.000 tapi kok pulsa yang  saya dapat hanya Rp.36.000. Tak selang lama, saya membeli pulsa listrik elektrik lagi Rp20.000 namun pulsa yang didapat hanya Rp3.000," keluh Espaneli Kamis (5/7/2017).

Kekesalan itu dilontarkan ibu beranak tiga itu saat dirinya pulang ke kampung beberapa waktu lalu.

Saya lanjut Espaneli, kalau saya membeli pulsa Rp100.000 pulsa yang saya dapat hanya Rp80.000 an. "Untung saya gak jadi beli pulsa listrik Rp100.000," kata dia.

Menurutnya, listrik pintar ala PLN seharusnya membuat rakyat sejahtera bukan malah menderita seperti ini.

Espaneli
"Listrik pintar kok malah membuat rakyat boros," kata Espaneli di Pojokan, Desa Caturharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Dirinya berharap Direktur Utama ((Dirut) PLN Sofyan Basir mengevaluasi kembali kebijakan listrik pintar yang sudah diterapkan beberapa tahun belakangan ini.

"Nyesel rasanya berlanganan listrik pintar PLN kalau begini caranya," ucap Espaneli.

Jika tidak mau mengevaluasi listrik pintar, kata Epa sapaan Espaneli, sebaiknya Presiden Jokowi melalui Menteri BUMN Rini Soemarno mengganti Sofyan Basir.

"Ganti saja Dirut PLN kalau gak bisa evaluasi listrik pintar ini," pungkas Epa. (tan/bilal)