Sunday, 13 August 2017

Eks Lurah Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Tanah

Tersangka AZ
Pekanbaru, PenaOne  - Polresta Pekanbaru, Riau akhirnya menetapkan mantan Lurah Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru inisial AZ  sebagai tersangka terkait dugaan pemalsuan surat tanah.

Penangkapan tersangka berdasarkan laporan Rifayendi pada tahun 2015 Nomor NO. STPL/174/II/2015/SPKT III Polresta Pekanbaru selaku pelapor terkait pemalsuan surat tanah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto melalui Kasatreskrim Kompol Bimo Arianto kepada awak media saat dikomfirmasi, Jum'at (11/8/2017) membenarkan atas penangkapan mantan lurah tersebut.

"Baru-baru ini tim kita memang benar melakukan penangkapan terhadap tersangka AZ. Penangkapan mantan lurah tersebut berdasarkan pengembangan dari tersangka sebelumnya atas nama GN yang merupakan mantan RW," terang Bimo.

Diterangkan Bimo, pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut sehingga tim opsnal kembali mengamankan satu orang tersangka lagi atas nama inisial CH yang diduga ikut dalam pemalsuan surat tersebut.

Hingga saat ini, lanjut Bimo, Polresta Pekanbaru telah menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus ini.

Berdasarkan penangkapan yang pertama yaitu GH yang merupakan Ketua RW di Kelurahan Delima yang juga ikut dalam proses pemalsuan surat menjadi titik awal pihak Polresta Pekanbaru untuk mengarah ke tersangka lainnya.

"Sebelumnya GH kita tangkap namun pada saat penangkapan GH jatuh sakit dan kita melihat GH perlu penanganan khusus dari medis, namun status dia tetap tersangka," terang Bimo.
Terpusah, praktisi hukum Mayandri Suzarman yang dimintai tanggapannya, Ahad (13/8/2017) berharap instasi pemerintah lebih berhati-hati dalam mengeluarkan surat-surat penting.

"Kalau salah bisa berujung ke ranah pidana maupun perdata," sebut Mayandri. (bid/tan)