Friday, 18 August 2017

IAW Berikan Rapor Merah pada Kinerja Sofyan Djalil

Junisab Akbar
Jakarta, PenaOne - Kinerja  Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN RI Sofyan Djalil mendapat rapor 'merah'.

Pemberian rapor 'merah' ini lantaran kinerja  Sofian Djalil memburuk kala tidak bisa menuntaskan persoalan tanah yang sudah lama mengendap di BPN.

"Sofyan sesungguhnya terbukti gagal menuntaskan pekerjaan lama yang mengakibatkan kerugian besar bagi rakyat. Kita berikan rapor untuk kinerja Sofian Djalili," kata Ketua Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Jinisab Akbar kepada wartawan, Jum'at (18/8/18) di Jakarta.

Dirinya mengatakan, banyak penderitaan rakyat terkait pertanahan seperti tidak dihiraukan Sofyan Djalil.

Bahkan Jumisab menduga, dia 'selamat' karena berselubung kebaikan Presiden Joko Widodo dalam bagi-bagi sertifikat disetiap kunjungan ke daerah.

Mantan anggota komisi III DPR RI ini memberi contoh surat BPN RI yakni kasus tanah di Surabaya, Jawa Timur yang hampir 15 tahun belum tuntas juga dan di Batam. Ada juga kasus tanah di Kepulauan Riau sudah hampir 10 tahun juga belum tuntas.

"Ini membuka kedok sesungguhnya derita rakyat masih terus ada dikala Presiden Jokowi bak sinterklas bagi sertifikat. Namun derita rakyat di dua wilayah itu dibiarkan," jelasnya.

Menututnya, Sofyan Djalil sebaiknya tidak lagi melakukan serimoni bagi-bagi sertifikat baru bisa disebut kinerja moncer.

"Karena sesungguhnya, menuntaskan permasalahan rakyat yang terutama ketimbang sekedar beri hadiah pada rakyat," demikian Junisab Akbar menjelaskan. (tim redaksi)