Sunday, 6 August 2017

Pengamat: Romi dan Djan Faridz Disarankan Turunkan Ego

Arqam Azikin. @net
Jakarta, PenaOne - Pengamat
politik Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar, Arqam Azikin menyarankàn agar pimpinan kedua kubu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) segera diduduk bersama dengan mengundang sesepuh PPP seperti KH Maimun Zubair dan Hamzah Haz.

Hal tesebut, kata Arqam, penting dilakukan mengingat Pilkada serentak, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Prediden (Pilpres) 2019 sudah didepan mata.

"Sebaiknya Romahurmuzi atau Romi dan Djan Faridz segera bertemu agar tarikan-tarikan kubu elit PPP di level pusat segera mencair," katanya dalam pesan elektronik Minggu (6/8/2017).

Menurutnya, kekompakkan dalam menyambut even politik lima tahunan ini sangat  penting. Karena, akan berimbas pada perolehan suara.

 "Pilkada serentak akan digelar bulan Juni 2018, Pileg dan Pilpres tahun 2019. Ketiganya membutuhkan perhatian utama para elit PPP dari DPP hingga DPC agar posisi suara di semua tingkatan dapat mencapai target politik yang akan dicapai," ujarnya.

Namun, jika rekonsiliasi tidak segera dilajukan Arqam yakin suara PPP akan terbelah dan tergerus saat Pilkada serentak maupun pemilu 2019 mendatang.

"Jika konflik berlanjut terus maka inilah jalan menurunkan suara PPP di basis-basis suara Pilkada, Pileg dan Pemilihan Presiden," demikian ia menjelaskan. (tan/baharjati)