Thursday, 14 September 2017

IWO akan Diverifikasi Dewan Pers

Sorong, PenaOne -  Ketua Dewan Pers, Yoseph Stanley Adi Prasetyo mengaku jika Dewan Pers akan melakukan verifikasi terhadap dua organisasi wartawan untuk menjadi konstituennya.

Menutut Stanley, kedua organisasi tersebut adalah Pewarta Foto dan Ikatan Wartawan Online (IWO).

“Ada dua organisasi pers yang kita akan diverifikasi pertama Pewarta Foto dan kedua IWO kalau ga salah,” kata Stanley kepada wartawan di ruang Wayag, Swiss Bel Hotel Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (13/9/2017).

Jika nantinya IWO telah diverifikasi sedangkan pengurus atau media online yang berada dalam organisasi IWO belum terverifikasi, maka Dewan Pers akan menolak berkas tersebut.

“Jika terverifikasi dan orang-orangnya tidak jelas maka kami  tidak akan loloskan verifikasi,” kata Stanley seperti dikutip sorongraya.co.

Bagi Stanley, verifikasi adalah proses administrasi. Lulus maupun tidak tergantung kualitas pengurusnya. Meski demikian Stanley mengaku jika hingga saat ini berkas IWO belum masuk ke Dewan Pers.

“Mana berkasnya, katanya mau dikasih sampai sekarang kami belum terima berkas dari IWO,” ujarnya.

Untuk membentuk sebuah organisasi wartawan yang akan diverifikasi oleh Dewan Pers, kata Stanley sekurang-kurangnya memiliki 500 anggota yang tersebar di Indonesia, memiliki kantor sekretariat yang jelas, mempunyai kode etik yang mengikat wartawan.

“Harus membuat semacam Muktamar, Munas atau apalah untuk memilih ketua. Jadi bukan jadi ketua seumur hidup,” ucap Stanley.

IWO merupakan organisasi pers yang merangkul ratusan media online yang tersebar di seluruh Indonesia yang didirikan pada 8 Agutus 2012.

Belum lama ini IWO telah mrnggelar Musyawarah Bersama (Mubes) ke-I di Hotel Puri Mega, Jakarta 8-9 September.

Dalam musyawarah tersebut menetapkan Yodi Yudono sebagai Ketua umum IWO dan Witanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend).

Di Mubes perdana IWO juga melahirkan Kode Etik Wartawan Online (KEWO) serta menyempurnakan nggaran Dasar Rumah Tangga (AD/RT) yang sudah ada. (tan/bilal)