Saturday, 30 September 2017

Putusan Cepi Iskandar Soal Novanto Sudah Tepat



Jakarta, PenaOne - Lepasnya jeratan status tersangka Ketua DPR RI Setya Novanto soal korupsi e-KTP membuktikan minimnya ilmu hukum pidana yang dimiliki KPK.

Bahkan, putusan praperadilan yang dimenangkan Novanto itu dinilai sudah tepat dan sesuai kenyataan.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif LSM Goverment Again Coruption and Discrimination (GACD) Andar Situmorang Jum'at (29/7/2017) tengah malam.

Andar menilai, bukti permulaan yang diajukan KPK untuk menjerat Novanto nol besar.

"Harusnya otak koruptor e-KTP dulu yang dijebloskan ke penjara. Saya menduga otak koruptor e-KTP adalah mantan Mendagri Gamawan Fauzi, Paskah Suzeta dan Paulus Tanos," demikian Andar menjelaskan.

Kemarin Hakim tunggal Cepi Iskandar membacakan putusan praperadilan yang diajukan Novanto di PN Jakarta Selatan.

"Menyatakan penetapan pemohon Setya Novanto sebagai tersangka dinyatakan tidak sah," ujar Cepi Jumat (29/9/2017). (bilal)