Monday, 9 October 2017

Aroma Tak Sedap Tercium dalam Selesksi KPID Kepri

Tanjungpinang, PenaOne - Kasak- kusuk hasil pengumuman 18 calon anggota Komisi Penyiaran Daerah Kepri (KPID) yang lolos setelah mengikuti ujian tertulis dan psikotes nilainya tidak diumumkan secara transparan ke publik.

Kuat dugaan tim Pansel melakukan "kongkalikong"  yaitu dengan cara meloloskan salah satu anak dari tim Pansel untuk mengikuti fit and popertes di DPRD Kepri.

Kasus ini terungkap setelah sejumlah mahasiswa dan OKP menemukan kejanggalan terhadap hasil pengumuman tes calon anggota KPID Kepri.

Joe mantan aktivis mahasiswa sempat kaget adanya temuan dari kejanggalan ini.

Menurutnya, kasus ini tidak bisa dibiarkan. Jika ada unsur tidak pidana dan KKN kami akan melaporkan hasil seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Riau ini dibubarkan.

"Seleksi calon anggota KPID Kepri menggunakan anggaran APBD, jika ada dugaan KKN dan Kejangalan Hukum segera distop," ungkapnya Senin (9/10/2017).

Aspan peserta calon anggota KPID Kepri meminta Tim Pansel bekerja secara jujur, obyektif dan transparan dalam seleksi calon anggota KPID Kepri periode 2017-2020.

"Kami minta Tim Pansel KPID Kepri terbuka ke publik, jangan sampai masyarakat menilai seleksi ini seperti membeli kucing dalam karung. Terendus nama-nama calon anggota komisioner tersebut sudah ada pilihannya. Jangan menjadikan seleksi ini formalitas saja dan syarat KKN," tegasnya.

Anggota DPRD Kepri yang enggan disebut namanya mengatakan, dirinya menerima telepon dari pihak-pihak calon kandidat maupun dari kandidat calon anggota KPID Kepri itu sendiri.

"Mereka meminta tolong agar beberapa nama diloloskan," singkatnya.

Sebagaimana kita ketahui, seleksi calon anggota KPID Kepri ini penuh kejanggalan hukum. Pertama sebelum pengumuman resmi 18 calon anggota KPID Kepri dinyatakan lolos, pengumuman tersebut telah bocor ke publik.

Kedua, hasil tes tertulis dan psykotes 30 calon anggota KPID Kepri Tim Pansel tidak berani diumumkan secara terbuka ke publik. Ketiga, saat ini ada anak dari salah satu Tim Pansel diloloskan dengan indikasi adanya KKN.

Sementara nama-nama 18 calon anggota KPID Kepri yang lolos maju uji kelayakan dan kepatuhan Fit and Proper Tes Ke DPRD Kepri diantaranya:
1. Mawardi.SE
2. Ahmad Masruchah anasucha,SHI,S.IP
3.Tito Suwarno,ST
4.Mukhamad Rofik,S.I.Kom
5. Suhermita.S.Sos
6.Hengky Mohari,S.Pt
7. Yogi Satria Sosiawan,SE
8. Ahmad Suhartini Damanik,M.I Kom
9. Abdul Jalal, SE.M.Si
10. Mahayuddin,S.pd
11. Wan Firman.SE
12. Siti Rimbun Desyrina,S,AP
13.Mukhtat,SH
14. Sonya Ardani,SE,MSI
15. Ahmad Spd I MPD
16. James Papilaya,SH,MA,MH
17. Muhith, S.ag,M AG
18. Sahat Saragih,Ir,MM

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak Pansel KPID Kepri perihal apakah benar anak dari salah satu Tim Pansel dipaksakan lolos untuk maju Fit And Propper tes di DPRD Kepri. (tim redaksi)