Wednesday, 25 October 2017

Kepala Bandara Manokwari Dituding Berbuat Mesum


Manokwari, PenaOne - Berbagai tulisan yang terpampang di tembok dan pintu Kantor Otoritas Bandara Rendani Manokwari, Ambon tersebut merupakan bentuk kekeselan pegawai Bandara yang kesal akibat ulah Kepala Bandara Manokwari.

Para pegawai kesal, lantaran atasan mereka berotak mesum dan harus mundur dari jabatannya.

"Kami tidak mau lagi dipimpin oleh pimpinan yang berotak mesum". Begitulah salah satu tulisan yang di tempel dengan kertas di pintu kantor otoritas Bandara Rendani Manokwari.

Plh. Kepala Otoritas Bandara Wilayah XI Manokwari Yudi Wahyudi saat di konfirmasi terkait hal ini mengatakan aksi protes tersebut memang benar dilakukan oleh sejumlah pegawai yang bekerja disana.

Namun, tudingan mesum tersebut tidak bisa dibenarkan sebab perlu di dukung dengan bukti.

Menurutnya, aksi pegawai Otoritas Bandara itu buntut dari pemecatan sepihak tanpa melalui prosedur yang di tuding di lakukan oleh kepala Otoritas Bandara.

"Dibidang kepegawaian itu kan seorang pegawai ada kontrak kerja dan kesepakatan, hak dan juga  kewajiban. Tapi alasan pemecatan, saya tidak tahu pasti," ujarnya dikutip kompastimur.com.

Dirinya memastikan aksi ini tidak menganggu aktifitas Badara Manokwari.

Manto salah satu pegawai yang menggalang aksi itu mengaku, sejak enam bulan terakhir, kepempinan Kepala Otoritas Bandara semakin berubah.

Terkait tudingan otak mesum lanjutnya, katanya, kami memiliki bukti-buktinya.

"Korbannya (mesum-red) ada tiga orang. Bukti ada pada kita," ujarnya, sembari mengaku, kalau pegawai sudah tidak betah dengan kepemimpinannya sebab banyak pelanggaran oleh sebab itu Kami minta agar Otoritas Bandara Pusat segera mengganti kepala yang baru.

Senada dengan Manto, Alex mengaku dalam waktu dekat akan mendatangkan semua korban yang telah diperlakukan tidak senonoh itu.

 "Korban ada, bukti juga ada," tambahnya Selasa (24/10/2017). (bilal)