Monday, 16 October 2017

Laskar Pembela Islam 'Paksa' Hentikan Dangdutan Bank Jatim


Pamekasan, PenaOne - Kegiatan gemerlap undian Simpeda Bank Jatim yang bekerjasama dengan Pemkab Pamekasan dengan menghadirkan salah satu artis Ibu kota diduga telah melanggar kesepakatan, Minggu (15/10/17).

Kesepakatan yang dilanggar itu adalah tidak akan digelarnya kegiatan dangdutan selama acara berlangsung, namun kenyataan di lapangan sejak acara dimulai, panitia sudah mengawali dengan penampilan salah satu group musik dangdut.

Akhirnya, acara tersebut di protes dan dipaksa untuk diberhentikan oleh sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Laskar Pembela Islam (LPI) setempat.

Abdul Aziz perwakilan LPI menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kesepakatan yang dihadiri pihak kepolisian dan pimpinan Bank Jatim 2 hari sebelum acara dimulai untuk menjaga nama baik gerbang salam dengan tidak melaksanakan hiburan dangdutan

“Ternyata ketika kita hadir disana malah ada dangdutan. tiga lagu dibawakan Irwan dan lagu ke empatnya tetap dangdutan," ungkapnya dikutip kilasmadura.com.

Setelah Melihat kondisi tersebut pihaknya langsung protes dan berusaha untuk membubarkan secara paksa namun pihak bank jatim berjanji akan memberhentikan segala bentuk kegiatan menyanyi kecuali undian

“Dan alhamdulillah dengan bijak pimpinan bank jatim menghentikan semua lagu dan tidak ada kegiatan menyanyi lagi kecuali undian,” pungkasnya. (Rz/bian)