Monday, 6 November 2017

Dituding Pakai Narkoba, Wartawan Jayapura Dibogem Oknum TNI


Jayapura, PenaOne - Kejadian tidak mengenakkan dialami oleh seorang wartawan media cetak dan online lokal di Kota Jayapura, prpvinsi Lapua bernama Ridwan Cholid Abubakar alias Ai.

Dirinya dipukul oleh seorang Oknum TNI berinisial TK karena dituding sebagai pemakai narkoba, sekitar pukul 22.30 WIT, Minggu (5/11) malam.

Berdasarkan kronologis yang diceritakan Ai, sebelum kejadian dirinya sedang meminta tolong salah satu temannya untuk membelikan air galon yang akan di kompleks Argapura Bawah.

Setelah meminta tolong temannya tersebut, dirinya kemudian menunggu di depan sebuah Gereja yang juga berada di Kompleks Argapura Bawah. Tak lama kemudian, saat sedang menunggu temannya itu, Oknum TNI berinisial TK tersebut yang diketahui dalam keadaan mabuk lantas memberhentikan sepeda motornya lalu menghampiri dirinya.

“Posisi itu pas saya lagi tunggu kaka kompleks yang saya minta tolong belikan air galon, karena saya mau buat susunya anak saya. Jadi saya tunggu kaka itu di depan Gereja GKI di kompleks situ,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ai yang juga mengenal oknum tersebut, seperti dikutip sinarpapua.com, lantas kaget saat tangannya dipegang dan dituding sebagai pengguna Narkoba. Karena dituding seperti itu, dirinya merasa tidak terima dan tetap ngotot menyebut dirinya bukan pengguna narkoba. Tapi si oknum tersebut juga tetap menuding dan akhirnya memukul dirinya.

“Dia berhentikan motor terus pegang tangan saya, karena tangan saya keringat dia bilang saya pemakai narkoba. Tapi saya ngotot saya bilang saya bukan pemakai narkoba. Lalu dia tanya ko kerja apa? Saya bilang saya wartawan. Disitulah dia tarik jaket saya sehingga ada luka gores dileher saya dan dia pukul saya berapa kali,” jelas Ai.

Ai menjelaskan, setelah memukul, oknum tersebut lantas mengancam akan membawa dirinya ke Polda dan akan menelpon pihak yang berwajib, lalu karena merasa tidak terima dengan ulah oknum tersebut, Ai bergegas lari ke rumah orang tuanya yang juga berada di sekitar kompleks tersebut, dan mengambil kendaraannya lalu menuju ke Kantor Polres Jayapura Kota untuk membuat laporan.

Sementara Kapendam TNI Kodam XVII/Cenderawasih M Aidi mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya tindakan negatif yang dilakukan oleh salah seorang oknum Prajurit TNI. Menurutnya, Prilaku tersebut sangat menodai institusi dan bertentangan dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI.

“Yang jelas pelakunya bukan mengatasnamakan institusi TNI, kebetulan pelaku berprofesi sebagai TNI, dia melakukan tindakan tidak terpuji tersebut membawa nama pribadi bukan mewakili institusi. Saya sudah berkoordinasi dengan Pomdam dan Korem agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum dengan hukuman yang seberat-beratnya,” katanya.

Aidi menjelaskan, pada saat menerima laporan dari korban, pihaknya langsung bertindak mengerahkan anggota Pomdam untuk mencari dan menangkap yang bersangkutan.

Ia mengatakan, anggota bekerja sampai pagi namun belum tertangkap. Informasi yang bersangkutan baru kembali ke rumahnya jam 04 pagi.

“Atas nama institusi TNI khususnya Kodam XVII/Cenderawasi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada korban dan seluruh masyarakat atas prilaku tidak terpuji yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota kami.
Pangdam XVII/Cenderawasi setelah menerima laporan beliau telah perintahkan agar pelaku segera ditangkap dan di proses hukum, ucapnya. (Ap/bian).