Monday, 20 November 2017

Puspom TNI Bantah Panggil Paksa Mantan KASAU

Marsekal (purn) Agus Supriatna
Jakarta, PenaOne - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal (Purn) TNI Agus Supriatna dikabarkan bakal dipanggail paksa oleh Polisi Militer (PM) terkait kasus dugaan korupsi pembelian Helikopter AugustaWestland (AW) 101.

Namun, rumor itu dibantah langsung Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Letnan Jenderal Dodik Widjanarko.

"Belum, nanti kalau sudah ada pasti diberitahu. Kalau belum kan bisa mungkin ada," kata Dodik saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Kata dia, di dalam Undang-undang memang sudah dijelaskan apabila sudah dipanggil sekali atau dua kali dikomunikasikan tapi tidak ada respon sama sekali, maka akan dilakukan jemput paksa.

"Ya terpaksa dipanggil paksa, kan Undang-undangnya begitu," ujarnya.

Dodik menyebutkan, pihaknya sudah dua kali memanggil Agus, namun jawaban dari yang bersangkutan bahwa belum bisa memenuhi undangan panggilan tersebut karena masih ada kegiatan di luar kota dan berobat.

"Maksudnya ada kegiatan lah," katanya.

Sebelumnya, Andar Situmorang Direktur Eksekutif LSM Goverment Again Discrimination and Coruption (GACD) menanyakan ihwal rumor yang beredar dimasyarakat jika mantan KASU akan dipanggil paksa oleh PM TNI.

Andar Situmorang
"Meminta rumor pemanggilan paksa terhadap mantan KASAU segera diluruskan," ujarnya Sabtu (18/11/2017).

Menurut Andar, mantan KASAU saat ini baru menjadi saksi atas tersangka Letkol Adm Wisnu W. Letkol Adm Wisnu W.

"Mantan KASAU baru sebagai saksi," jelasnya. (tan/bun)