2 TKW Ilegal Dipulangkan dari Mesir

Dua TKW Nurhidayah dan Yuningsih. @KBRI Cairo
Cairo, PenaOne - Dua Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia difasilitasi kepulangganya oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo, Mesir.

Kedua TKW bermasalah itu yakni Nurhidayah Binti Siswo Barwi dan Yuningsih. Mereka adalah mantan TKW undocumented atau yang lebih dikenal non prosedural. Keduanya telah bekerja sekitar satu tahun di Mesir.

"Sdri Nurhidayah telah ditampung di Shelter KBRI sejak pertengagan April 2017 setelah melarikan diri dari majikan. Kepulangannya difasilitasi oleh Kemlu cq Dit PWNI," kata Duta Besar (Dubes) Cairo Helmy Fauzi melalui Koordinator Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Abdurrahman Sabran dalam keterangan persnya Kamis, (14/12/2017).

Dua TKW Nurhidayah dan Yuningsih. @KBRI Cairo
Nurhidayah ini menurutnya, korban manipulative administrasi perekrutan tenaga kerja asing ke Mesir.

Sementara Yuningsih lanjutnya, merupakan TKW yang ditahan di kantor polisi karena dituduh mencuri. KBRI telah berhasil dalam usaha membebaskannya dari vonis satu tahun penjara.

Karena masih menurut dia, yang bersangkutan tidak melakukan tindakan tersebut dan tuduhan tersebut bisa dikatakan sebagai tuduhan palsu.

Sementara itu, TKW Nurhidayah mengucapkan terimakasih kepada Dubes Cairo Helmy Fauzy, seluruh staf Protkons, pengacara, serta petugas Citizen yang senantiasa mau dan ikhlas dalam membantu masalah yang sedang saya alami.

"Saya bangga pernah tinggal di Shelter KBRI Cairo, karena disinilah banyak hikmah yang saya dapati serta banyak hal yang saya renungkan untuk kehidupan yang akan saya jalani," ungkap Nurhidayah. (tan/anis)