Wednesday, 6 December 2017

Duduk Bareng, Ini Kata Kapolda Soal IWO NTT

Kapolda NTT Irjen Agung Sabar Santoso bersama pengurus IWO NTT

Kupang, PenaOne - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Agung Sabar Santoso meminta pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi NTT agar memerangi berita hoax yang beredar luas di media sosial.

Permintaan itu disampaikan Agung saat menerima kunjungan sejumlah pengurus IWO NTT di ruang kerjanya, Selasa (5/12/2017) pagi.

Adapun pengurus IWO NTT yang bertemu dengan Agung yakni, Ketua IWO NTT Giran Bere (wartawan Kompas.com), Sekretaris IWO NTT Amar Ola Keda (wartawan liputan6.com), Wakil Sekretaris IWO NTT Yos Kelen (Suara Pembaruan.com), Bendahara IWO NTT Mutia Malehere (Victory News.co.id).

Selanjutnya Wakil Bendahara NTT Eflin Rote (Pos Kupang.com), Ketua Bidang SDM Carlens Bising (timorexpress.fajar.co.id), Ketua Bidang Kaderisasi Vence Zakarias (RRI.co.id) dan Albertus Vincentius (Elshinta.com).

Menurut Agung, berita hoax itu menyesatkan dan merugikan masyarakat, sehingga peran IWO sangat dibutuhkan untuk melawan berita menyesatkan. Agung pun memberi apresiasi penuh, dengan kehadiran IWO yang menurutnya sebagai organisasi media online yang menjadi rujukan bagi warga NTT.

“Kita mendukung penuh hadirnya IWO di NTT dan kita tentunya akan terus bekerja sama dengan IWO untuk sama sama memerangi informasi atau berita hoax,” ucap jendral polisi bintang dua itu.

Agung berharap, dengan terbentuknya kepengurusan IWO di NTT ini akan menjadi wadah yang baik bagi wartawan online di NTT.

Di tempat yang sama Ketua IWO NTT Giran Bere mengatakan, pihaknya bertemu dengan Kapolda NTT untuk menjalin silaturahmi sebagai mitra. Selain itu, pihaknya memperkenalkan organisasi IWO sekaligus diskusi ringan soal perkembangan media di NTT.

Giran juga berterimakasih atas pengarahan dan segala apresiasi yang telah diutarakan Kapolda NTT, sehingga audensi ini bisa berjalan dengan baik.

“Kita berharap, Kapolda NTT beserta jajarannya bisa bekerjasama, baik dalam pemberitaan ataupun yang lainnya, terutama menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tutupnya.  (ril/anis)