Ini Curhatan Fitrah Sang Mahasiswa Al Azhar yang Sempat Ditahan Polisi Mesir

Muhammad Fitrah Nur Akbar
Jakarta, PenaOne -  Mahasiswa Universitas Al Azhar Cairo, Mesir yang berasal dari Kabupaten Kampar, provinsi Riau Muhammad Fitrah Nur Akbar akhirnya dibebaskan kepolisian Mesir Jum'at (8/12/2017) malam dan langsung di deportasi pemerintah Mesir ke Indonesia.

Fitrah Nur Akbar (tengah)
Fitrah, akhirnya bisa menghirup udara bebas dan kini sudah berkumpul dengan keluarganya.

Dalam foto-foto yang diterima Redaksi PenaOne.com Fitrah diantar oleh petugas KBRI Cairo, Mesir hingga Bandara International Cairo saat akan diterbangkan ke Indonesia.

Bahkan, setibanya Fitrah di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten senyum tersungging dari mulut pria berkulit sawo matang ini.

Redaksi juga mendapatkan pesan elektronik berbasis Whats App dari Fitrah sebagai ucapan syukurnya.

Berikut ini ucapan terimakasih dati Muhammad Fitrah Nur Akbar yang didapat dari KBRI Cairo:

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Pertama saya bersyukur kepada Allah Swt, berkat rahmat dan pertolongan Allah swt saya dan teman-teman bisa menyelesaikan ujian hidup ini, semoga ini menjadi hikmah besar bagi kami kedepannya.

Saya juga mengucapkana berjuta-juta terimakasih kepada KBRI Vairo, kepada bapak Helmy Fauzy beserta seluruh jajarannya yang tak dapat saya sebutkan satu persatu. Mulai dari awal kami di tangkap sampai masa sulit ini berakhir KBRI Cairo selama berupaya untuk menolong dan membebaskan kami.

Di tengah kesibukan ibu Dubes menyempatkan dirinya menjenguk saya. Bapak Dubes Helmy Fauzi juga menelpon saya, memberi motivasi dan semangat, begitu juga dengan seluruh jajaran KBRI Cairo yang tak dapat saya sebutkan satu per satu terkhususnya untuk abang saya, abangda Joko Sumaryono yang selalu menemani kami mulai dari kami di tangkap sampai kami masuk ke dalam pintu pesawat, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan-kebaikan mereka.

Saya juga mengucapkan berjuta-juta terimakasih kepada PPMI Mesir, yang juga banyak menguras tenaga, pikiran, waktu, dan harta mereka untuk membantu kami, khususnya kepada presiden PPMI, dan terkhusus lagi kepada abang saya, abangda Habibi Ardi Ardy Manda Putra, juga beserta seluruh jajaran PPMI Nesir, semoga Allah SWT membalas semua kebaikan-kebaikan mereka.

Juga saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga saya di Mesir, KSMR Mesir, selalu membantu, menemani dan memberi semangat kepada kami, khususnya kepada ketua KSMR abang saya abangda irsan, dan kepada teman seperjuagan saya Afkar Fathoni juga kepada seluruh warga KSMR, semoga Allah membalas kebaikan-kebaikan Antum semua.

Juga tidak akan pernah saya lupakan, saudara-saudara saya seperjuagan di Ika IBS, yang setiap malam datang bergantian memberika makan kepada kami, saya tidak tahu uangnya dari mana, saya sudah bilang belikan saja makanannya pakai uang saya yang ada di rumah, tapi saya rasa uang saya tidak berkurang, saya sangat-sangat bertimakasih sekali kepada saudara-saudara saya seperjuagan di ika ibs yang tak dapat saya sebutkan satu per satu, hanya Allah SWT lah yang dapat membalas kebaikan Antum semua.

Juga kepada seluruh warga Masisir yang selalu mengirim doa-doanya kepada kami, semoga Allah SWT mengabulkan semua doa-doa kita, dan membalas setiap kebaikan yang kita lakukan.

Ada yang mesti saya sampaikan di sini, yang saya rasakan selama di penjara. Kami di penjara tidak hanya orang Indonesia, ada dari berbagai negara, ada dari Rusia, dari Genya, dari Negeria, dari Ukraina. Tetapi Kedutaan mereka tidak sesigap, tidak seprofessional, dan tidak sesempati Kedutaan Indonesia Cairo terhadapa masyarakatnya, saya merasakan itu, sehingga mereka masih menjadi bulan-bulanan polisi Mesir karena tak ada yang mengurus mereka.

Tapi kita warga Indonesia memiliki kedutaan yang cinta dengan rakyat, karena dialah penanggung jawab rakyat Indonesia yg ada di negeri orang yang nanti akan di pertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT. Kalau lah bukan karena rahmat Allah SWT yang di berikan melalui perantara semua pihak yang membantu kami, maka mungkim kami masih berada di dalam penjara.

Bapak Helmy Fauzy juga mengatakan kepada saya bahwa KBRI akan selalu berkhidmat untuk masyarakat Indonesia yang ada di Mesir, terutama para mahasiswa dan pelajar, karena kita adalah aset bangsa. Semoga KBRI Cairo selalu di berikan kekuatan dan selalu istiqomah dengan tugas-tugas mulia mereka.

Sekali lagi saya mengucapkan kepada seluruh elemen, pihak dan individu yang sudah membantu saya dan teman-teman saya, terimakasih, asykuru kum, syukran lakum, wajazakumullahu ahsanal jaza’.

Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh.

Muhammad Fitrah Nur Akbar

Editor: Witanto