KBRI Cairo Pulangkan TKW Asal Majalengka dan Tangerang

Dua orang TKW diapit oleh staf Kedubes Cairo, Mesir.
Cairo, PenaOne - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo, Mesir kembali memulangkan 2 Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia bermasalah dengan menggunakan penerbangan Etihad 658.

Keduanya sudah diterbangkan dari Bandara International Cairo tanggal 31 Desember 2017 dan diperkirakan sudah tiba di Bandara Soekarno Hatta tanggal 1 Januari 2018 pukul 22:30 Wib.

"TKW bermasalah itu bernama Nurhasanah Sukari asal Tanggerang, Banten dan Siti Khadijah binti Siam Carwita asal Majalengka, Jawa Barat. Mereka adalah ex TKW undocumented atau non-prosedural yang telah bekerja sekitar satu tahun di Mesir," kata Dubes RI untuk Cairo Helmy Fauzi dalam keterangan persnya belum lama ini.

Helmy melanjutkan, Nurhasanah Sukari telah ditampung pada Shelter KBRI sejak 17 September 2017. Nurhasanah dikirim secara ilegal ke Abu Dhabi Uni Emirate Arab.

Namun setelah 2 bulan, karena yang bersangkutan mengalami sakit kulit majikan mengembalikan ke agen dan kemudian oleh agen di Abu Dhabi Nurhasanah dikirim lagi ke Mesir secara non prosedural.

Lantas lanjut Helmy, Nurhasanah melarikan diri dari majikan karena melihat perlakuan kasar majikan kepada WNI lainnnya atas nama Nurlia binti Gani yang saat ini juga sedang dibantu oleh KBRI Cairo.

Sementara menurut Helmy, Siti Khadijah binti Siam Carwita adalah TKW yang melarikan diri dari majikan dan masuk shelter KBRI Cairo 1 Juni 2017. Dia melarikan diri karena tidak tahan dengan perlakuan kasar majikan.

"Seluruh proses exit permit dan biaya kepulangan kedua TKW itu difasilitasi oleh KBRI Cairo," jelasnya. (anis)