Gunakan 2 Jempolmu untuk Buat Berita Positif

Makassar, PenaOne - Agus Arifin Nu'mang, bertandang ke sekretariat Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel jalan Maccini Sawah, Kamis Malam (15/2/2018), dalam rangka siaturrahmi setelah melepas jabatannya sebagai Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel karena mengikuti ajang Pemilukada Sulsel 2018.

Kedatangan Agus AN tersebut disambut oleh ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir, bersama sejumlah anggota IWO dan masyarakat sekitar.

Dalam bincang-bincang hangat ala warkop tersebut, Wagub Sulsel dua periode ini mengungkapkan kebahagiaannya sudah disambut dengan baik oleh pengurus IWO Sulsel.

"Alhamdulillah IWO Sulsel telah menerima kami dengan baik, kami takkan mampu menjalankan pemerintahan jika tidak dibantu oleh para wartawan sehingga masyarakat luas mengetahui hasil pembangunan, selama pemerintahan kami di Sulsel," ungkapnya.

Ia juga berpesan agar IWO Sulsel menyajikan pemberitaan yang seimbang apalagi dalam mengawal masa masa Pilkada,

"Saya berharap IWO sebagai pencetus Berita Anti Hoax bisa menyajikan berita berita yang positif, bahkan dalam pemberitaan pencitraan pun. Jika berlebihan (over) akan berkesan Hoax juga, apalagi dimasa masa Pilkada seperti sekarang ini. Jadi pesan saya seimbangkanlah berita itu sesuai kadarnya."

"Media online itu kuncinya ada di jempol, jadi harus dua jempol untuk mengetik berita di Smartphone dan baik buruknya berita itu tergantung si penulisnya," tandasnya.

Sementara, Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir, mengungkapkan bahwa IWO Sulsel yang didalamnya terdiri dari sekitar 56 media online telah berkomitmen bersama KPU Sulsel untuk mengawal Pilkada 2018 ini dengan pemberitaan tanpa Hoax.

"Sesuai tageline IWO Sulsel, semenjak dideklarasikandan dilantik tahun lalu, 'IWO Sulsel Anti Hoax', kami bersama KPU telah berkomitmen mengawal Pilkada 2018 di Sulsel, dengan pemberitaan No Hoax," ungkap

Abang Chuleq sapaan akrab Zulkifli Thahir menambahkan, pintu rumah aspirasi IWO Sulsel akan terbuka lebar bagi semua lapisan termasuk cagub dan cawagub selama mempunyai visi yang sama perangi hoax dan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat melalui pemberitaan.

"Gunakan dua jempolmu untuk membuat berita berita positif," pungkasnya. (ril/anis)