Hanura Babel Kubu Haryadi Beri Kesempatan Alexander 'Bertaubat'

Pangkalpinang, PenaOne - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) provinsi Bangka Belitung (Babel) H Haryadi bakal menentukan sikap terhadap kepengurusan DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Babel, yang belum mencabut surat mosi tidak percaya kepada Ketua umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan Herry Lontung.

Dirinya akan mengambil sikap tegas atas sikap kubu Alexander yang saat ini masih kukuh dengan pendirian mereka yang tidak mengakui OSO sebagai Ketua umum partai Hanura.

“Kami, sudah berkomunikasi dengan mereka. Tapi mereka tetap melawan. Keputusan ini bisa memecat kepengurusan DPD dan 5 DPC hingga pengantin antar waktu (PAW) bagi anggota dewan yang tidak mendukung kepengurusan saya,” ungkap Hariyadi Sabtu, (3/2/1018) di kantor DPD Partai Hanura Babel.

Dikatakan Hariyadi, saat ini kami sedang menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Hanura, karena kami tidak mau gegabah menentukan sikap terhadap kubu sebelah.

"Biar bagaimana pun mereka juga masih kader partai Hanura".

“Nanti, bidang advokasi partai Hanura Babel yang akan memutuskan sikap terhadap kepengurusan kubu Alexander," sebutnya.

Dijelaskan Hariyadi, dirinya masih memberikan kesempatan kepada kubu sebelah agar segera merapat barisannya.

Hariyadi berharap, kader partai Hanura Babel yang tersesat untuk segera kembali ke jalan yang benar. Jangan sampai masuk lubang yang salah hingga merugikan diri sendiri.

“DPP Partai Hanura melalui korwilnya Fauzi Amro, sudah memeberikan perintah untuk melakukan tindakan atas perlawanan kubu sebelah tersebut. Kami akan segera melakukan musyawarah cabang luar biasa (Muscablub) untuk 5 DPC di Babel,” pungkas anggota DPRD provinsi Babel ini.

Konflik partai Hanura beberapa waktu lalu "memakan korban" berbagai pengurus partai Hanura di daerah termasuk Babel. Ketua DPD partai Hanura provinsi Babel sempat mengadakan Musdalub dan terpilih H Haryadi menjadi ketua.

Sementara, Ketua DPD partai Hanura provinsi yang lama Alexander bersikukuh jika dirinya masih menjabat sebagai Ketua. (van/tan)