Melenggang ke 2019, Hanura: Perjuangan Belum Selesai

Jakarta, PenaOne - Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Inas Nasrullah Zubir mengaku senang dengan lolosnya partai Hanura sebagai parpol peseta pemilu tahun 2019.

"Alhamdulillah, perjuangan siang malam penuh suka duka ini tidaklah sia-sia sehingga verifikasi faktual berjalan sukses," kata Inas.

Dijelaskannya, adanya kisruh partai Hanura beberapa waktu lalu membuktikan jika Hanura tetap solid dibawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO).

"Padahal banyak hambatan terjadi di daerah yang dilakukan kubu Suding Cs tapi tidak melunturkan semangat kader, baik di daerah maupun dipusat dalam meloloskan partai Hanura untuk dapat mengikuti pemilu legislatif 2019," kata Inas saat bercakap dengan PenaOne.com melalui pesan elektronik WhatApss Sabtu (17/2/2017).

Namun, kata Inas, Hanura tidak boleh membusungkan dada dengan lolosnya partai peserta pemilu. Sebab, menurutnya, rintangan Hanura kedepan semakin berat.

Baca: 259 DPC dan 19 DPD Hanura Dukung OSO

"Perjuangan belum selesai, pemilu legislatif menunggu kader-kader Hanura untuk kembali bertempur merebut kursi Dewan. Baik di dapil-dapil DPRD Kota/Kabupaten, Provinsi maupun DPR-RI. Oleh karena itu perlu segera melakukan konsolidasi segera," demikian anggota DPR RI dari Dapil Banten III ini menjelaskan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meloloskan 14 partai politik (Parpol) yang akan berlaga dalam pemilu 2019 mendatang.

Berdasarkan berita acara penetapan partai politik tahun 2019 Nomor: 22/PL.01.BA/KPU/II/2018 yang diperoleh Redaksi PenaOne.com Sabtu (17/2/2018) menyebutkan ada14 partai yang dinyatakan lolos verifikasi.

Parpol yang dinyatakan lolos tersebut yakni:  adalah a, Partai Amanat Nasional (PAN), b. Partai Berkaya, c. Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, d. Partai Demokrat, e. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), f. Partai Gerakan Perubahan Indonesia, g. Golongan Karya (Golkar), h. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Selanjutnya, i. Partai Keadilan Sejahtera (PKS). j. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), k. Partai Nasdem, l. Partai Persatuan Indonesia (Perindo), m. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), n. Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Baca: Annak Buah OSO Dilaporkan-ke Polisi

Sementara ada dua parpol yang dinyatakan tidak lolos verfikasi. Dua parpol tersebut yakni; Partai bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Berita acara hasil keputusan KP itu ditandatangai Ketua KPU Arief Budiman dan anggota KPU lainnya Ilham Saputra, Evi Novida Ginting Manik, Wahyu Setiawan, Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asyari dan Viryan. (tan/hanung)

Baca: 14 Parpol Meleggang Ikut Pilpres 2019