Yang Kejutan Jika Megawati Mau Terima SBY...

Jakarta, PenaOne - Permintaan pertemuan Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Hartimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua umum PDI Perjuàngan Megawati Soekarno Putri dianggap hal yang wajar.

Sesama politisi, pertemuan itu dianggap penting guna membahas kemajuan  bangsa dan negara.

Hal itu dikatakan Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Tri Dianto.

Menurutnya, politisi minta ketemu siapa saja yang wajar. Kalau AHY minta waktu ketemu Bu Mega ya juga wajar dan biasa saja.

"Kalau diterima juga bukan kejutan, kalau tidak diterima ya juga biasa saja," Tri  Dianto dalam pesan elektronik yang dikirim ke PenaOne.com Mingggu (25/2/2018) malam.

Namun, kata Tri Dianto yang menjadi kejutan bilamana Ketua umum partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mau diterima Megawati.


"Yang kejutan itu kalau Bu Mega mau menerima Pak SBY andaikan Pak SBY minta ketemu. Kalau itu terjadi ya pasti akan jadi berita besar," ujarnya.

Baginya, politisi muda bersilaturahmi dengan politisi yang lebih senior merupakan hal yang lumrah dimanapun.

Jika memang Megawati menugaskan kadernya untuk bertemu AHY itu juga biasa saja.

"Yang muda ketemu yang muda ya pantas juga. Intinya pertemuan itu baik. Dengan partai apa saja dan tokoh mana saja pasti baik dan berguna. Politik kan kudu banyak dialog untuk kepentingan bangsa," demikian Wakil Sekjen DPP partai Hanura ini mengakhiri.

Permintaan pertemuan AHY dan Megawati Soekarno Putri disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristanto.

"Komunikasi antara PDI Perjuangan dengan Demokrat berjalan, ketika pengambilan nomor partai politik peserta Pemilu 2019, Pak AHY menyampaikan kepada Bu Megawati untuk melakukan dialog," kata dia di Bali.

Hasto mengatakan, dia dan putra Megawati itu menjadi perwakilan setelah ditunjuk oleh Megawati Soekarnoputri untuk bertemu dengan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

"Ibu Megawati menugaskan Mas Prananda dan saya untuk melakukan dialog tersebut. Dan kami akan mencari waktu yang tepat setelah Rakernas," kata Hasto di Prime Plaza Hotel, Sanur, Bali, Sabtu (24/2/2018). (tan/asmat)