Aksi Tabur Garam di Istana Tak Main-main


Jakarta, PenaOne - Seruan aksi tabur garam yang diinisiasi oleh DERAP (Merdeka Seratus Persen) tidak hanya isapan jempol belaka. Dari rilis undangan yang disebar ke wartawan, mereka akan melakukan demo tabur garam di depan Istana.

"PP No. 9/2018 telah mengusik rasa nasionalisme, rasa kejujuran dan rasa keadilan maka DERAP turun aksi hari Selasa 3 April 2018,"  ujar Amos Hutauruk jubir Derap, Kamis  (31/3/2018) saat dihubungi wartawan.

Dia mengatakan kekisruhan angka kuota impor garam menimbulkan kecurigaan publik. Derap menduga munculnya kuota angka 3,7 juta ton sangat sarat manipulatif.

"Kami kuat menduga, Airlangga mengunakan jabatannya sebagai calo kepentingan para mafia garam untuk mengolkan kuota impor 3,7 juta ton itu (garam)," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan data kebutuhan garam nasional harus dibentuk tim independen pendataan kebutuhan garam nasional sebagai solusi yang adil untuk menyelesaikan perseteruan antara data Menteri Perindustrian dengan  Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Kami menuntut Airlangga dicopot dan presiden memerintahkan pendataan ulang kembali kebutuhan garam nasional dengam membentuk tim independen agar fair," katanya.

Aksi tabur garam yang diinisiasi oleh DERAP akan diikuti oleh para kalangan aktivis '98 terkenal militan merobohkan rejim Orde Baru tahun 1998 dulu.

"Rakyat tidak boleh diam ketika ada kebohongan dan sudah tugas angkatan 98 untuk sampaikan ke presiden kalau kerja menterinya tidak benar," pungkasnya bersemangat. (man/guh)