Dubes Mesir: Mahasiswa Al-Azhar Ujung Tombak Tangkal Pemahaman Radikal

Cariro, PenaOne - Terorisme adalah kejahatan transnasional yang mengancam keselamatan umat manusia di manapun di belahan bumi ini. Untuk itu diperlukan adanya kerja sama masyarakat dunia internasional untuk memberantas radikalisme yang mengarah kepada tindakan teror.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI di Cairo, Helmy Fauzy dalam sambutannya saat membuka Seminar deradikalisasi dengan tema, “Kenapa Harus Radikal: Masalah dan Solusinya” di Auditorium Sheikh Ibrahim Hamrush Universitas Al-Azhar, Kamis (1/3/2018).

“Pemberantasan terorisme tidak bisa dilakukan oleh negara pernegara, karena terorisme adalah kejahatan transnational,” kata Helmy Fauzy.

Dubes RI menambahkan, di tingkat nasional, Indonesia, generasi muda apalagi mahasiswa Al-Azhar adalah ujung tombak terdepan di dalam melakukan langkah-langkah pencegahan munculnya pemikiran radikal dan meluruskan pemahaman Islam yang diselewengkan serta mengarah kepada radikalisme.

Dalam seminar yang diselenggarakan oleh PCINU Mesir bekerja sama dengan KBRI Cairo dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tersebut Dubes Helmy Fauzy menghimbau kepada mahasiswa Al-Azhar untuk berpartisipasi di dalam mengkonter berbagai hoax yang mengarah kepada menyebarnya fitnah di media sosial.

Tampil di dalam seminar tersebut sebagai nara sumber adalah; Ahmad Faris Basya, S.S.I, Alfan Chumaidi, Lc, Irjen (Pol) Hamidin, Deputi Bidang Kerja sama luar negeri BNPT, Brigjen (Mar) Yuniar Ludfi, Direktur Perangkat Hukum Internasional dan Brigjen (Pol) Hamli, Direktur Pencegahan BNPT. (ian/tan)