Dugaan 13 ASN Pengguna Ipal Dituntaskan

Ilustrasi
Banda Aceh, PenaOne - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mempertanyakan kepastian hukum bagi 13 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Simeulue, provinsi Aceh yang diduga mempergunakan ijazah palsul alias Ipal.

Kata Ketua YARA Kabupaten Simeulue Zulfadli, Jum'at (30/03/2018).

Zulfadli menerangkan, dugaan ijazah palsu yang dipergunakan ASN itu sesuai hasil data yang didapat tim pencari fakta yang di Ketuai mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Naskah Bin Kamar waktu itu yang langsung di SK-kan oleh mantan Bupati Simeulue Riswan NS.

Zulfadli mendesak Bupati Simeulue Erly Hasyim segera menuntaskan 13 orang ASN yang nama-namanya telah disampaikan oleh tim pencari fakta.

Menurutnya, hal ini tidak bisa diulur-ulur lagi proses hukumnya. Karena nama ASN tersebut sudah diterima oleh Bupati.

Sesuai janji Erly pada Desember tahun 2017 lalu, Bupati akan menuntaskan secara hukum terhadap 13 ASN itu.

YARA mengharapkan ketegasan Bupati Simeulue untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Karena sejak petisi penuntasan ijazah aspal yang diserahkan YARA Aceh kepada Bupati Simeulue di Bandara Udara Lasikin (05/03) sampai saat belum ada tanggapan," pungkas Zulfadli. (abu/hin)