Ini Kata Ketua MPR Soal 122 Calon Mahasiswa Al-Azhar yang Tertipu

Zulkifli Hasan saat disematkan pin Dewan Kopi Indonesia
Jakarta, PenaOne - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkilfi Hasan angkat bicara soal 122 calon mahasiswa universitas Al-Azhar Mesir yang diduga tertipu calo alias broker.

Baca: Kemenag Pastikan 122 Calon Mahasiswa Al-Azhar Korban Broker

122 calon mahasiswa yang terjun bebas tersebut kini sudah di Mesir dengan harapan bisa masuk Al-Azhar tanpa melalui test dari Kementerian Agama (Kemenag).

"Jika sudah ada unsur penipuan itu ranahnya polosi untuk bekerja. Biarkan pihak kepolisian yang mengusut itu," kata Zuklkifli usai menghadiri  pengukuhan Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) gedung Intermark Hal, Serpong Tangerang Selatan Ahad (11/3/2018).

Baginya, siapapun yang terlibat dalam kasus penipuan harus diusut tuntas.

"Siapapun orangnya harus diusut tuntas," kata Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Baca: Alumni Al-Azhar: Kalau Ada Pelanggaran Silahkan Proses!

Diketahui, sebanyak 122 orang calon mahasiswa universitas Al-Azhar saat ini terkatung-katung di Mesir karena belum bisa masuk kuliah di kampus itu.

Mereka datang ke Mesir tanpa melaui test dari Kemenag dan menjadi korban 'broker' yang bisa mengiming-imingi masuk ke Al-Azhar melalui jalur 'khusus'.

Kemenag sendiri rencanya akan melalukan test di Cairo, Mesir pada tanggal 19-20 Maret nanti bagi 122 siswa tersebut.

Duta Besar  (Dubes) Cairo, Mesir Helmy Fauzi mengatakan, 122 calon mahasiswa Al-Azhar tersebut menjadi korban dari rentan waktu 2013-2016. Mereka dipungut biaya Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. (tan/aIi)