Intimidasi Wartawan, Satpam Alexis Dipolisikan

Adi Wijaya (tengah)
Jakarta, PenaOne - Sekuriti alias satpam Hotel Alexis, Ancol, Jakarta Utara dilaporkan ke Polda Metro Jaya Jum'at (23/3/2017).

Sekuriti tersebut dilaporkan seorang wartawan media massa daring, Adi Wijaya, lantaran melakukan intimidasi saat yang bersangkutan hendak melakukan peliputan Hotel Alexis yang bakal ditutup Pemda DKI.

Kejadian intimidasi bermula saat Adi datang ke hotel Alexis untuk menanyakan ihwal penutupan. Begitu sampai sekuriti disana langsung bertanya mengenai identitas dirinya. Petugas keamanan juga memfoto kartu pers dan dirinya.

Kemudian Adi diberi tahu sekuriti akan dibawa ke pihak Humas, nyatanya ia malah dibawa ke pos sekuriti. Di sanalah Adi mengaku dirinya telah diintimidasi dan mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.

"Di pos itu ada 10 orang sekuriti, mereka curiga saya ini anggota kepolisian. Mereka bertanya sambil gebrak-gebrak meja dan marah-marah, mereka bilang saya ini anggota kepolisian," cerita Adi di Polda Metro Jaya.

Setelah satu jam interogasi dan dipaksa untuk mengakui bahwa ia merupakan anggota kepolisian, akhirnya Adi dibebaskan setelah dijemput para wartawan lainnya.

Akan tetapi, para sekuriti masih mencuriga bahwa ia merupakan polisi. Adi dicurigai karena perawakannya besar dan tinggi, ia juga memiliki model rambut cepak.

Atas peristiwa tersebut, akhirnya Adi mengambil langah hukum dengan melaporkannya dengan jeratan Undang-undang no. 40 tahun 1999 tentang Pers. Laporan Adi pun teregister dalam LP/1601/III/2018/PMJ/Ditreskrimum.

"Hari ini, saya melaporkan atas tindak pidana pers yang dilakukan oleh sejumlah sekuriti dan orang berpakaian preman di Hotel Alexis," kata Adi. (jum/anis)