KBRI Cairo Bantah Dilibatkan Proses Penerimaan Mahasiswa Al-Azhar

Helmy Fauzi
Jakarta, PenaOne - Rektutment calon mahasiswa baru (camaba) universitas Al-Azhar Mesir dari Indonesia menjadi kewenangan kewenangan Kementerian Agama (Kemenag).

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo, Mesir secara institusi membantah diikut sertakan dalam proses rekrutmen penerimaan camaba tersebut.

Baca: KBRI Cario Fasilitasi Tes Camaba Al-Azhar yang Terkatung-katung

"KBRI Cairo sama sekali tidak dilibatkan dalam proses rekrutmen camaba Al-Azhar, baik proses rekrutmennya itu sendiri maupun terkait jumlah calon mahasiswa yang dikirim," kata Dubes Cairo Helmy Fauzi dalam keterangan elektronik yang dikirimkan ke Redaksi PenaOne.com Sabtu (3/3/2018) langsung dari Cairo.

Namun, lanjut Helmy, KBRI sebagai kepanjangan tangan pemerintah di Mesir, akan memberikan fasilitas kepada 122 camaba Al-Azhar yang sudah ada di Mesir sejak tahun lalu.

KBRI Cairo lanjut Helmy, akan memfasilitasi test masuk istimewa atau khusus bagi 122 bakal camaba yang berkeinginan masuk Al-Azhar.

Baca: Dua TKW Ilegal Dipulangkan dari Mesir

"Namun, pelaksana test tersebut tetap berada di tangan Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia sebagaimana yang dimandatkan oleh Al-Azhar sebagaimana tertuang dalam MoU Alzhar dengan pemerintah RI cq Kementerian Agama RI," jelasnya. (tan/uni)