KBRI Cairo Gelar Tes 122 Calon Mahasiswa Al-Azhar Non Prosedur 19-20 Maret

Jakarta, PenaOne - Sebanyak 122 calon mahasiswa baru (camaba) univesitas Al-Azhar Mesir yang datang tanpa prosedural akan menjalani test di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo pada tanggal 19-20 Maret mendatang.

"Untuk itu, KBRI Cairo sangat berharap agar 122 pelajar non-prosedural yang masih ada di Mesir, untuk mengikuti pelaksanaan tes tersebut," kata Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo Usman Syihab, dalam siaran pers yang diterima Redaksi PenaOne.com Senin (5/3/2018).

Dikatakannya, teknis pelaksanaan tes khusus sepenuhnya diserahkan kepada Kementerian Agaman (Kemenag) RI dengan merujuk kepada hasil kesepakatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Penanganan Permasalahan Pelajar Indonesia di Mesir yang diselenggarakan oleh Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI pada 19 Februari 2018 di Depok yang membahas antara lain tentang waktu dan teknis pelaksanaan tes khusus tersebut.

Baca: Ratusan Camba Al-Azhar dari Indonesia Kabarnya Terkatung-katung

"Peserta seleksi hanya 122 pelajar non-prosedural yang masih berada di Mesir, dengan nama-namanya yang pernah disampaikan oleh Perwakilan Calon Mahasiswa Baru (PC. CAMABA) kepada KBRI Cairo dan Kemenag RI, melalui surat tertanggal 20 September 2017," ujarnya.

Tes khusus ini lanjut Usman, hanya dilaksanakan sekali dan tidak boleh menjadi preseden untuk tahun-tahun berikutnya.

"Sehingga tidak terjadi kembali praktek pengiriman pelajar Indonesia ke Mesir secara non-prosedural oleh oknum broker, tanpa mengikuti seleksi di Kemenag RI yang menyebabkan para pelajar tersebut terlunta-lunta di Mesir," kata Usman.

Baca: DPR Minta Polisi dan Kemenag Telusuri Dugaan TPPO 122 Camaba Al-Azhar

KBRI Cairo meminta kepada Kemenag agar lebih proaktif dalam mensosialisasikan informasi tentang pentingnya pelaksanaan seleksi di Kemenag RI bagi para alumni SLTA/MA/Pesantren di tanah air yang ingin melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Mesir, kata Usman mengakhiri.

Diketahui, sebanyak 122 calon mahasiswa universitas Al-Azhar Mesir tergiur ulah 'broker' yang mengimingi-imingi agar bisa mengenyam pendidkan Al-Azhar tanpa melaui tes dari Kemenag RI.

Akibatnya, mereka terkatung-katung di Mesir sejak tahun 2016 hingga sekarang karena belum bisa masuk ke universitas Al-Azhar. (zul)