KBRI Cairo Pupangkan TKI Asal Garut

Jakarta, PenaOne - KBRI Cairo kembali menyelesaikan perkara yang menimpa seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) non-prosedural atau undocumented berinisial EM asal Garut Jawa Barat yang telah ditahan oleh pihak keamanan Mesir atas tuduhan pencurian properti (sejumlah uang dan perhiasan) yang dilaporkan oleh majikannya, Warga Negara Mesir bernama Muhammad Ehab Abdel Moneim.

KBRI Cairo dibantu oleh kuasa hukum telah memberikan bantuan hukum dan pembelaan, sehingga atas rekomendasi keputusan public persecutor dan National Security yang bersangkutan dibebaskan dan dideportasi ke Indonesia. Namun demikian, kasusnya akan tetap disidangkan pada tingkat pengadilan awal secara in-absentia.

TKI berinisial EM asal Garut saat akan diterbangkan ke Indonesia. foto @KBRI Cairo
EM masuk ke Mesir pada 2 Mei 2015 dengan sponsor dari Indonesia bernama Bondan. Padahal sejak 2015 Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan moratorium larangan pengiriman PMI ke Mesir sebagai Pembantu Rumah Tangga.

"Meskipun sudah jelas dilarang, namun masih banyak calo yang mengiming-imingi WNI untuk bekerja ke Mesir pada sektor tersebut. Ini yang pada akhirnya kerap menimbulkan permasalahan, baik terkait ijin tinggal maupun konsekuensi lain, apalagi jika yang bersangkutan mendapatkan tuduhan pencurian, seperti halnya EM," ujar Ninik Rahayu, Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Cairo dalam keterangan tertulisnya ke Redaksi PenaOne.com Selasa (6/3/2018).

Kepulangan yang bersangkutan ke Indonesia difasilitasi oleh pemerintah Indonesia melalui KBRI Cairo pada tanggal 6 Maret 2018. (aan/anis)