PDI Perjuangan Gunung Kidul Klarifikasi Soal Pengusiran Wartawan


Jakarta, PenaOne - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Gunung Kidul, provinsi Yogyakarta mengklarifikasi soal pemberitaan yang menyebut pengusiran wartawan www.infogunungkidul.com bernama Bambang Wahyu Widayadi Minggu (18/3/2018) lalu.

Ketua DPRD Gunung Kidul Suharno mengatakan, Rakerda tersebut bersifat internal.

"Pertama, sifat Rakerda tertutup tidak boleh siapa saja masuk tampa id card," katanya dalam pesan elektronik WhatApps ke PenaOne.com Rabu (21/3/2018).

Baca: Wartawan Infogunungkidul.com Diusir di Acara PDI Perjuangan

Kedua, lanjut Suharno yang juga menjabat
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDI Perjuangan Gunung Kidul, saat itu kami memang tidak mengundang pak Bambang.

"Ketiga pak Bambang tidak diusir tapi memang suruh keluar karena bukan peserta," ujarnya.

Suasana apel saat Rakerda PDI Perjuangan di Gunung Kidul. @foto Suharno
Dirinya mengaku jika penghapusan dokumen itu merupakan kewajaran, karena sudah diumumkan sejak pagi kalau wartawan tidak boleh meliput.

"Keempat wajar kalau satgas minta dokumen di hapus karena memang sudah diumumkan dari pagi untuk wartawan tidak meliput terlebih dahulu. Dan menstinya etika jurnalis di terapkan pak Bambang sebagai wartawan," ungkapnya.

Dirinya juga meminta maaf jika hal ini membuat tidak nyaman semua pihak.

"Kepada semua pihak kalau di anggap salah kami mohon maaf," pungkas Suharno sembari mengirimkan gambar kader yang tidak dapat undangan saja tidak diperbolehkan masuk. (tan/uni)