Yasin Limpo Bergabung ke NasDem


Makassar, PenaOne  - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif membeberkan bergabungnya Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke partainya disebabkan atas komunikasi dengan tokoh sentral hingga ke Surya Paloh.

"Sudah dibangun komunikasi sebelumnya, pak Rusdi Masse selaku Ketua DPW NasDem Sulsel beserta Ketua DPW NasDem Sumatera Barat Malkan Amin membujukya agar mau bergabung dan akhirnya disetujui pak Surya Paloh," beber Syaharuddin di Makasar, Jumat (23/3/2018).

Menurut dia, salah satu poin yang membuat SYL tertarik karena program partai, meski sebelumnya sudah ditawari jabatan sebagai salah satu unsur pimpinan di tingkat DPP NasDem Pusat. Kendati bukan jabatan yang menjadi alasan utama, namun karena visi misi partai.

Konsep yang juga dibawa SYL kini masih menjabat Gubernur Sulsel ke DPP NasDem, juga sejalan dan saling bersinergi dengan visi misi dan tujuan partai yakni pertama, pola partai yang mandiri, kedua isu partai pada pola untuk mengajak masyarakat meningkatkan persoalan ekonomi.

Ketiga, isu lapangan kerja dengan peningkatan kesejahteran buruh. Empat, visi misi NasDem tanpa mahar politik yang telah dimplementasikan dan diterapkan ke pusat. Inilah menjadi jualan politik di seluruh Indonesia.

Bergabungnya SYL diketahui mantan pengurus DPP Golkar Pusat dan bekas Ketua DPD I Golkar Sulsel, kata Wakil Ketua DPRD Sulsel ini, awalnya pada 8 Maret lalu, dimana tokoh NasDem Rusdi Masse dan Malkan Amin sudah berbicara banyak dengan segala pertimbangannya.

Lalu mengapa SYL dikukuhkan di Sulawesi Utara pada 21 Maret 2018, padahal sebelumnya Surya Paloh berada di Makassar saat konsolidasi pemenangan Pilkada dan persiapan menghadapi Pemilu Legsilatif 2018, sebut dia, setelah bersangkutan bulat menyatakan akan bergabung di NasDem.

"Pak Syahrul berharap semua buah pikirannya bisa diagregasi di tingkat pusat, dirinya masuk bukan menambah penderitaan tapi bagaimana nasib bangsa ini kedepan. Jabatan pun tidak terlalu menjadi penghalang, meski jabatan itu sudah dipersiapkan untuk dirinya," katanya.

Syaharuddin menyebutkan target untuk Pilkada serentak tahun ini NasDem bisa memenangkan 50 Pilkada dari 171 Pilkada yang dilaksanakan serentak se Indonesia. Mengingat visi misi partai tanpa mahar, besar kemungkinan itu terwujud. Sedangkan target Pemilu Legislatif, bisa mendapatan 100 kursi di tingkat DPR, satu fraksi di provinsi dan kabupaten kota. (antara)