Bunuh Mantan Bosnya di Pekanbaru, Koko Dibekuk di Binjai

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto

Pekanbaru, PenaOne - Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil membekuk pelaku kasus pembunuhan mantan majikan, Minggu pagi (8/April/2018) lalu sekira pukul 01:00 Wib.

Saat itu dirumah korban dimasuki seorang laki-laki yang menggunakan topeng kekediaman Paulus Lawalata (72) di jalan Tanjung Datuk No 38,  40 Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru untuk melakukan pencurian .

Saat beraksi melakukan aksinya, laki-laki yang berinisial ISC alias Koko ini tertangkap tangan oleh Paulus pemilik rumah yang merupakan mantan majikannya.

Korban yang merupakan mantan atlit karate langsung menendang tersangka sehingga terpental. Kemudian korban mempiting tersangka, tersangka mencoba melepaskan diri dengan menyikut korban dan terlepas .

Saat terlepas dari pitingan korban topeng yang digunakan tersangka pun ikut lepas hingga korban berteriak "Kau rupanya Ko". Karena ketahuan oleh korban ISC  lantas mengambil patung kayu yang ada diruangan tersebut dan memukulkan kearah korban sebanyak tiga kali kearah leher, kepala bagian belakang dan bagian pundak hingga korbanpun roboh dan seketika itu juga meninggal dunia .

Lantas, tersangka melanjutkan niatnya untuk mengambil barang-barang milik korban berupa sepeda motor Suzuki Skywave nopol BM 4803 QR berikut STNK dan BPKB, uang didalam dompet berjumlah Rp 1,4 juta, cicin emas , medali terbuat dari emas dan hand phone Galaxy serta pancing dan senapan angin .

Setelah mengumpulkan barang curiannya, tersangka keluar lewat pintu samping dan pergi menyimpan sepeda motor hasil curiannya disemak-semak dekat Witama School Jalan Tanjung Rhu.

Keesokan harinya tersangka menjual barang barang hasil curiannya untuk modal melarikan diri ke Binjai Sumatera Utara dan melanjutkan pelariannya ke Perlis Pangkalan Brandan Sumut kampung orang tersangka.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi saat dihungi ihwal penangkapan itu.

"Berdasarkan laporan Polisi no LP/ 60/ IV/ 2018/ Polda Riau/ Polresta Pekanbaru/ Polsek 50 , Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto memerintahkan Kasat Serse Kompol Bimo Ariyanto SH SIK dan Kapolsek 50 Kompol Angga Herlambang SIK melakukan koordinasi dengan jajaran Polda Riau untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut," ujarnya Kamis (26/4/2018).

Saat itu secara bersama-sama antara Polda Riau dengan jajaran Polresta pekanbaru mengejar tersangka ke Binjai Sumatera Utara. Tersangja dipancing melalui keluarga tersangka di Kota Binjai akhirnya tersangka dapat ditangkap hari Sabtu 21 April 2018 dan dibawa ke Polsek Lima Puluh untuk proses lebih lanjut .

Menurutnya, penangkapan tersangka pembunuhan ini hasil kerjasama antara Polda Riau dan Polresta Pekanbaru. Tersangka merupakan karyawan korban yang sudah bekerja selama tiga tahun dan saat terjadi pembunuhan tersangka sudah tidak bekerja lagi dengan korban.

"Tersangka merasa sakit hati karena sering diomeli dan upah terkadang tidak dibayar oleh korban sehingga timbul sakit hati tersangka dan berniat mencuri barang barang milik korban," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatannya, tersangka sebelumnya sering kerumah korban sehingga mengetahui seluk beluk rumah tersebut untuk melakukan pencurian. (*/nas)