KBRI Cairo Sarankan 46 Orang Gagal Tes Pulang ke Indonesia

Usman Syihab (kanan)
Jakarta, PenaOne - Sebanyak 46 orang dari 121 peserta tidak lulus tes masuk ke Universitas Al Azhar Mesir yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Cairo Mesir 19-20 Maret 2018 lalu.

Baca: Hanya 75 Orang yang Lulus Tes ke Universitas Al Azhar Mesir

KBRI Cairo sendiri mengaku kaget atas hasil tes yang dikeluarkan dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia bagi calon mahasiswa Universitas Al-Azhar yang hanya meluluskan 75 orang.

"Saya juga kaget, ternyata banyak yang tidak lulus. Ini semua di luar espektasi saya," kata Atase Pendidikan dan Kebudyaan KBRI Cairo Usman Syihab, saat berbincang dengan Redaksi PenaOne.com, Sabtu (21/4/2018).

Baca: '98 Insitute Minta Mabes Polri Bongkar Sindikat Pengiriman Camaba ke Al-Azhar

Usman menambahkan, meskipun mereka sudah satu tahun bahkan lebih di Mesir ternyata bahasa Arab mereka masih lemah tidak mampu menembus garis minimal kelulusan atau passing grade.

Secara akademik lanjut Usman, mereka yang tidak lulus memang belum memiliki skill dasar untuk bisa mengikuti jenjang perkuliahan di Universitas Al Azhar.

"Saya tentu berharap mereka (yang tidak lulus) dapat pulang. Bagi mereka yang masih berkeinginan  melanjutkan kuliah di Al Azhar dan memenuhi syarat administrasi dapat membuat persiapan, belajar lagi dan mengikuti tes atau seleksi lagi di Indonesia bersama dengan calon-calon lainnya," jelas Usman.

Menurut Usman, seketika pulang ke Indonesia, peserta yang gagal tes harus lebih mempersiapkan diri. Agar bisa lulus saat menjalani tes nantinya.

Baca: KBRI Cairo Bantah Dilibatkan Proses Penerimaan Mahasiswa Al-Azhar

"Mereka yang tidak lulus itu semestinya sudah harus berfikir yang terbaik untuk diri mereka sendiri, untuk masa depan yang lebih baik, yang menurut saya lebih baik segera pulang ke tanah air, dan membuat perencanaan studi yang lebih sesuai dan lebih baik," pungkas Usman.

Sebelumnya, Kemenag melalukan tes bagi 121 calon mahasiswa Al Azhar yang terjun bebas di KBRI Cairo. Melalui surat nomor 1525/Dj.I/Dt.I. III/PP.00.9/04/2018 tanggal 11 April lalu Kemenag mengumumkan hanya 75 orang yang lulus tes. (has/anis)