LDI: OSO Tidak Percaya Diri ke Hanura

Oesman Sapta Odang
Jakarta, PenaOne - Kordinator Lingkaran Demokrasi Indonesia (LDI) Mario Pranda, SH mengungkapkan, langkah yang di ambil Oesman Sapta Odang alias OSO dengan mendaftarkan diri sebagai anggota DPD RI dengan kapasitasnya saat ini adalah Ketua umum Partai Hanura menunjukkan sikap dan rasa tidak percaya diri terhadap partai Hanura.

"Kepercayaan OSO terhadap struktur Partai dengan lolos nya Partai Hanura pada parlement threeshold patut di pertanyakan," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima Redaksi PenaOne.com Sabtu (28/4/2018).

Menurutnya, partai politik (parpol) memiliki tugas serta fungsi  rekruitmen dan  pengkaderan, menurut saya keputusan OSO mencalon kan diri sebagai anggota DPD sangat bertolak belakang dengan prinsip dasar Partai Politik.

"Dan perlu juga di ketahui beberapa anggota DPD RI periode 2014-2019 oleh OSO di bawa masuk menjadi kader partai Hanura sebagai calon legislator periode 2019-2024 hal ini sangat kontradiktif," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, saat ini kami juga sedang mengkaji dan mempelajari rujukan tentang syarat calon anggota DPD RI UU no 7 tahun 2017 pasal 182 poin 11 yang inti nya semua aparatur, anggota atau badan lembaga yang masih di biayai negara  (APBN) harus mengundurkan diri terlebih dahulu sebelum mencalonkan diri.

Jadi menurutnya, jika ingin mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI terlebih dahulu harus mengundurkan diri dari jabatan saat ini sebagai ketua DPD RI.

"Kita ketahui dalam tugas serta fungsi sebagai Ketua Umum yg bertanggung jawab dalam AD ART partai Hanura  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat partai Hanura bertanggung jawab dalam mengambil kebijakan dan keputusan yang bersifat strategis dalam kondisi tertentu untuk penyelamatan partai khususnya dalam mengikuti dan pemenangan tahapan Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden dan Wakil Presiden," tuturnya.

Atas pertimbangan hal-hal diatas Dewan Kehormatan serta Dewan Pembina Partai Hanura segera mengambil sikap tegas atas langkah yang di ambil oleh OSO selaku Ketua Umum Partai.

"Terlebih  hasil survey terkini partai Hanura masih di posisi  belum aman untuk lolos ke parlemen. Dalam waktu dekat kami akan bersurat KPU RI agar mempertimbangkan penetapan Oso sebagai calon anggota DPD RI 2019-2024," demikian Mario Pranda menjelaskan. (gan/hat)