Loyalis Minta Dua Menteri Jokowi Dikaji

Aznil Ketua umum DERAP 100%
Jakarta, PenaOne - Pendukung Presiden Joko Widodo alias  Jokowi mulai mengkritisi pembantunya yang dinilai tidak sejalan dengan program Nacawita yang selama ini menjadi andalan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sebagai loyalis Jokowi yang kritis melihat permasalahan kedaulatan pangan ada pada eksekutor yang kurang tepat. Saat ini, masih banyak pembantu-pembantu Presiden bermental rent seeking alias bermental calo.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita diduga mempunyai peran tersebut.

"Kami menduga dua menteri itu bermental rent seeking dan harus dikaji lagi posisinya," kata Aznil, Ketua umum Merdeka 100% (DERAP) didampingi Jubir DERAP 100% Amos Hutauruk di kawasan Bendungan Hililr (Benhil), Jakarta Pusat, Jum'at (13/4/2018).

Aznil menambahkan, momentum menjelang bulan puasa dan lebaran banyak pembantu Presiden yang diduga memainkan rent seeking tersebut.

"Kami merekomendasikan agar Pakdhe Jokowi membasmi praktek rent seeking dan jangan mudah percaya dengan data diberikan oleh pembantunya tersebut," ujarnya.

Azil (paling kiri) dan Amos Hutauruk (paling kanan).
Aktivis mahasiswa 98 ini menilai, elite dilingkaran pemerintah akan mudah menggunakan peranannya disaat musim jelang puasa dan lebaran.

"Para elite secara sistematis menggunakan pengaruhnya untuk memengaruhi setiap pengambilan keputusan dan perencanaan anggaran. Makanya, kami minta agar Presiden Jokowi lebih berhati-hati," pungkasnya. (tan/anis)