Tiga Polisi 'KW' Dikecrek Polres Boyolali


Boyolali, PenaOne - Menyaru sebagai anggota polisi dan bermodal senjata air soft gun, sekelompok pemuda melakukan penipuan dan penggelapan hingga puluhan kali. 

Modusnya, seperti dikutip krjogja.com mereka mendatangi warga yang beraktivitas di sepanjang proyek tol Solo-Kertosono.

Berdalih melakukan operasi, mereka malah melarikan motor, telepon genggam, atau barang berharga lainnya.

Rentetan aksi kejahatan tersebut terungkap setelah salah satu korban melapor ke Polsek Ngemplak. Pada sore hari 10 Maret lalu, korban yang sedang nongkrong di ruas jalan tol yang belum beroperasi tersebut didatangi dua pemuda yang mengaku sebagai anggota polisi. 

Selayaknya seorang polisi, mereka lalu menanyakan surat-surat kendaraan dan mengecek telepon genggam korban dengan alasan pemeriksaan.

Korban percaya begitu saja, terlebih akting mereka sebagai anggota polisi cukup menyakinkan. Korban lalu dibonceng menyusuri tol dan diturunkan begitu saja, sementara mereka kabur. 

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, Selasa (3/4/2017) menjelaskan, dari penyelidikan, polisi berhasil mengungkap dan menangkap tiga pelaku, yakni Andik (24), Indra (25), dan seorang pelaku yang masih berstatus pelajar, SGT (19), ketiganya warga Desa Jati, Masaran, Sragen. Sementara dua pelaku lain masih buron. 


Dari tangan mereka, polisi juga mengamankan tiga buah sepeda motor dan beberapa telepon genggam hasil kejahatan, satu buah pisau, serta satu air soft gun jenis pistol. (gal)